Rapat rekonsiliasi ini merupakan langkah penting dalam memastikan keselarasan antara perencanaan dan penggunaan anggaran di RSUD ZUS. Dalam sambutannya, dr. Mohamad Ardiansyah menjelaskan, “Rekonsiliasi ini sangat krusial untuk menyatukan persepsi antara pihak-pihak terkait mengenai penggunaan anggaran sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan. Kami ingin memastikan bahwa semua alokasi anggaran dapat digunakan secara efektif dan efisien untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di RSUD ZUS.”
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari BPKAD dan Bappeda, yang bertugas untuk membahas dan menyelaraskan rencana perubahan anggaran dengan kebutuhan aktual di lapangan. Proses rekonsiliasi ini melibatkan diskusi mendalam tentang alokasi anggaran, realisasi belanja, serta perencanaan keuangan yang diperlukan untuk mendukung berbagai program dan kegiatan di RSUD ZUS.
Rapat ini juga membahas beberapa isu penting, seperti pengaturan prioritas anggaran, penyesuaian rencana belanja, dan pencapaian target yang telah ditetapkan. Semua pihak berkomitmen untuk mencapai kesepakatan yang akan memastikan bahwa anggaran tahun 2024 dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan infrastruktur, fasilitas, dan pelayanan kesehatan di RSUD ZUS.
“Dengan adanya rapat rekonsiliasi ini, kami berharap dapat mencapai kesepakatan yang harmonis dan sesuai dengan tujuan pembangunan kesehatan yang telah direncanakan. Hal ini penting agar setiap kegiatan dan program yang dibiayai oleh anggaran dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat,” tambah dr. Mohamad Ardiansyah.
Rapat rekonsiliasi ini menandai langkah maju dalam upaya peningkatan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran di RSUD ZUS. Dengan sinergi antara RSUD ZUS, BPKAD, dan Bappeda, diharapkan anggaran yang ada dapat dikelola dengan baik, serta mendukung pencapaian target pelayanan kesehatan yang lebih baik dan optimal di tahun 2024. (Red)
