Direktur BLUD RS ZUS, dr. Mohamad Ardiansyah, M. Kes, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk memberi pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat mengenai cara pencegahan TBC, salah satu penyakit menular yang masih menjadi perhatian kesehatan global. “TBC adalah penyakit yang bisa dicegah dan diobati, namun kesadaran akan gejala dan pencegahannya masih perlu terus ditingkatkan. Melalui penyuluhan ini, kami berharap masyarakat bisa lebih memahami cara-cara efektif dalam mencegah penularan TBC,” ujarnya.
Para dokter spesialis yang terlibat dalam acara tersebut menyampaikan materi yang sangat aplikatif dan mudah dipahami oleh masyarakat. Mereka menjelaskan tentang tanda-tanda dan gejala TBC yang perlu diwaspadai, seperti batuk berkepanjangan, demam, dan penurunan berat badan. Lebih jauh, mereka juga memberikan informasi terkait pentingnya menjaga kebersihan, menjalani pola hidup sehat, serta menghindari kontak langsung dengan penderita TBC untuk mencegah penyebaran penyakit tersebut.
“Selain edukasi mengenai gejala TBC, kami juga menekankan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat, seperti mencuci tangan dengan benar, menutup mulut saat batuk atau bersin, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika merasakan gejala TBC,” tambah dr. Mohamad Ardiansyah.
Sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang peduli akan kesehatan, dr. Ardiansyah juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menyebarkan informasi tentang pencegahan TBC ke lingkungan sekitar mereka. “Kami berharap, melalui penyuluhan ini, masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga dapat menjadi agen perubahan dalam kampanye pencegahan TBC di wilayah mereka masing-masing,” ungkapnya.
Kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam upaya menekan angka penularan TBC di Gorontalo Utara, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Dengan adanya pemahaman yang lebih baik tentang penyakit ini, diharapkan masyarakat dapat lebih peduli terhadap kesehatan diri dan keluarga, serta berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang sehat, bebas dari TBC.
Melalui program PKRS, BLUD RS ZUS berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat dan mendukung upaya pemerintah dalam mencapai Indonesia bebas TBC. Penyuluhan kesehatan ini merupakan bagian dari upaya rumah sakit dalam memperkuat sistem kesehatan di daerah dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pencegahan penyakit menular. (byp)
