Dalam kunjungan tersebut, Aribun berinteraksi langsung dengan warga di pengungsian, memastikan kondisi kesehatan mereka, dan memberikan motivasi agar tetap menjaga kesehatan di tengah cuaca yang belum kondusif. “Saya meminta masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan, karena banjir ini masih belum terlihat akan surut. Curah hujan juga masih tinggi, sehingga penting untuk tetap waspada,” ujar Aribun Yunis.
Selain meninjau lokasi, H. Aribun Yunis juga memberikan bantuan berupa susu kental manis (SKM) untuk para pengungsi dewasa, serta susu kotak dan makanan ringan untuk anak-anak. Bantuan tersebut, menurutnya, diharapkan dapat membantu menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh para pengungsi, terutama anak-anak, di tengah situasi sulit ini.
“Saya ingin memastikan bahwa kebutuhan dasar, khususnya nutrisi, tetap terpenuhi. Anak-anak adalah yang paling rentan dalam situasi seperti ini, jadi perhatian kepada mereka harus menjadi prioritas,” tambahnya.
Dalam kunjungannya, Aribun Yunis menyampaikan harapannya agar Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan, Pemerintah Provinsi Lampung, hingga Pemerintah Pusat dapat segera merelokasi masyarakat yang sering terdampak banjir akibat meluapnya Sungai Way Sekampung. Ia menilai, relokasi ke area tanggul penangkis yang masih memiliki lahan cukup dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah banjir ini.
“Dusun Umbul Besar berada di Daerah Aliran Sungai (DAS) Way Sekampung, yang sangat rentan terdampak luapan air. Jika banjir kiriman dari lima kabupaten yang ada di Provinsi Lampung tiba, dataran ini pasti terendam. Dengan relokasi ke area di dalam tanggul penangkis, masyarakat akan lebih aman dari ancaman banjir,” jelasnya.
Adi (43), salah satu warga Dusun Umbul Besar, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian yang diberikan oleh Aribun Yunis. Menurutnya, kunjungan tersebut memberikan pemahaman baru mengenai pentingnya relokasi untuk menghindari banjir di masa depan.
“Kami sangat berterima kasih atas arahan dan solusi yang diberikan Pak Aribun Yunis. Selain itu, bantuan nutrisi untuk anak-anak sangat membantu kami di pengungsian,” ujar Adi.
Adi juga menjelaskan kondisi rumahnya yang terendam banjir selama 10 hari terakhir. Meski keadaan rumah aman berkat penjagaan dari Babinkamtibmas, Babinsa, dan anggota KSB, sebagian besar perabot rumah tangga, seperti kursi, dipan, dan kasur, telah rusak karena terendam air. “Beruntung, alat masak seperti kompor masih bisa digunakan nantinya,” tuturnya.
Kunjungan H. Aribun Yunis ini mendapat apresiasi dari masyarakat sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap korban banjir. Selain membawa bantuan, anggota DPRD Provinsi Lampung ini juga memberikan harapan baru bagi warga terdampak melalui gagasan relokasi yang lebih aman. Harapan kini tertuju pada langkah konkret dari pemerintah daerah dan pusat untuk merealisasikan solusi tersebut demi keamanan masyarakat Dusun Umbul Besar di masa depan. (Agusnadi)
