Langkah Cepat Pemkab Lampung Selatan Tangani Sampah di Bendungan Way Pisang untuk Cegah Banjir

Foto: Agusnadi

newstizen.co.id Lampung Selatan – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan bersama Balai Besar Way Sekampung (BBWS) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Lampung Selatan mengambil langkah strategis dalam menangani sampah di Bendungan Pintu Air Sungai Way Pisang, Dusun Sukamaju, Desa Sukaraja, Kecamatan Palas. Langkah ini diambil sebagai upaya mengatasi dampak banjir di areal persawahan akibat meluapnya Sungai Way Sekampung dan Sungai Way Pisang yang merusak tanggul penangkis.

Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Injti Indrati, menjelaskan bahwa pemerintah daerah bersama BBWS dan Dinas PUPR akan segera menanggulangi sampah yang menumpuk di bendungan sungai tersebut. Pasalnya, bendungan ini merupakan sumber utama pengairan persawahan di wilayah Desa Palas Pasemah dan sekitarnya.

“Untuk mengangkat sampah di Sungai Way Pisang ini, kami akan mengerahkan ekskavator besar dan mobil dump truck sebagai armada pengangkut sampah. Selain itu, kami juga akan menyewa lahan warga sebagai tempat pembuangan sementara guna memastikan pembersihan berjalan efektif,” jelas Injti Indrati.

Beliau juga menegaskan bahwa langkah ini tidak hanya bersifat sementara, tetapi merupakan bagian dari solusi jangka panjang yang bertujuan untuk mencegah banjir dan meningkatkan kualitas lingkungan di sekitar bendungan.

“Kami berkomitmen untuk memaksimalkan tindakan preventif guna mengurangi risiko banjir di masa mendatang. Kami juga mengajak masyarakat sekitar untuk menjaga kebersihan bendungan ini. Jika dikelola dengan baik, bendungan ini bahkan bisa dikembangkan menjadi objek wisata yang bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Yanto (40), seorang petani di hulu Bendungan Way Pisang, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan atas perhatian yang diberikan terhadap kondisi bendungan yang dipenuhi sampah, termasuk batang bambu dan kayu.

“Jika sampah ini tidak segera dibersihkan, maka akan semakin menumpuk dan memperparah banjir. Sekarang saja, tanaman semangka saya yang siap panen sudah terendam banjir. Jika dibiarkan, banjir ini bisa semakin merusak lahan pertanian warga,” ungkap Yanto.

Dengan adanya upaya konkret dari pemerintah daerah, diharapkan masalah sampah dan banjir di kawasan ini dapat segera teratasi, sehingga aktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga. (Agusnadi)

Promo Spesial 11.11 TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

You cannot copy content of this page