Puskesmas Palas Lakukan Fogging di Dusun Kuningan untuk Cegah Penyebaran DBD

Puskesmas Palas Lakukan Fogging di Dusun Kuningan untuk Cegah Penyebaran DBD (Foto: Agusnadi)

newstizen.co.id Lampung Selatan – Curah hujan yang tinggi dalam beberapa waktu terakhir meningkatkan risiko penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kecamatan Palas. Menanggapi hal ini, Puskesmas Rawat Jalan Kecamatan Palas segera melakukan fogging atau penyemprotan di Dusun Kuningan, RT 02, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan, guna mencegah penyebaran penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti.

Anggoro, petugas dari Puskesmas Palas, menjelaskan kepada awak media bahwa tindakan fogging dilakukan setelah menerima laporan dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bob Bazar Kalianda mengenai seorang warga Desa Tanjung Sari yang telah dirawat dengan diagnosis positif DBD.

“Dengan adanya laporan tersebut, kami dari Puskesmas Palas segera melakukan langkah antisipasi agar nyamuk Aedes aegypti tidak menularkan penyakit DBD kepada warga lainnya, terutama keluarga dan tetangga pasien,” ujar Anggoro.

Pasien yang terjangkit DBD adalah Rendi Ruslan (29), warga RT 02, Dusun Kuningan. Rendi bekerja sebagai buruh galian pipa di Kecamatan Natar dan mengalami demam berkepanjangan. Karena kondisinya tidak kunjung membaik, ia pulang ke Desa Tanjung Sari, dan keluarganya meminta bantuan Kepala Dusun setempat untuk membawanya ke rumah sakit.

“Setelah dirawat di rumah sakit dan menjalani tes laboratorium, hasilnya menunjukkan bahwa Rendi positif terkena DBD. Pihak rumah sakit kemudian menginformasikan kepada kami untuk segera mengambil tindakan penyemprotan di lingkungan tempat tinggalnya. Saat kami melakukan pemeriksaan di sekitar rumah pasien, ditemukan banyak jentik nyamuk di jamban dan genangan air, sehingga kami langsung melakukan fogging,” tambah Anggoro.

Junaidi (40), Kepala Dusun Kuningan RT 02, membenarkan informasi tersebut. Ia menyatakan bahwa warga Dusun Kuningan yang terjangkit DBD adalah Rendi Ruslan.

“Keluarga Rendi khawatir dengan kondisinya karena ia mengalami pendarahan di mata. Oleh karena itu, kami segera membawanya ke RSUD Bob Bazar Kalianda. Setelah menjalani pemeriksaan, dokter memastikan bahwa Rendi terkena DBD,” ujar Junaidi.

Dengan adanya tindakan fogging ini, diharapkan penyebaran DBD dapat dicegah. Puskesmas Palas juga mengimbau masyarakat untuk menerapkan langkah 3M Plus, yakni Menguras, Menutup, dan Mengubur tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, serta menambahkan tindakan pencegahan lain seperti menaburkan larvasida pada tempat penampungan air dan menggunakan kelambu saat tidur.

Promo Spesial 11.11 TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

You cannot copy content of this page