Polda Gorontalo Gelar Operasi Pekat Otanaha I 2025, Perketat Pengawasan Selama Ramadhan

Polda Gorontalo Gelar Operasi Pekat Otanaha I 2025, Perketat Pengawasan Selama Ramadhan (Foto: Polri)

Gorontalo – Dalam rangka menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat selama bulan suci Ramadhan, Polda Gorontalo kembali menggelar Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Otanaha I 2025. Operasi ini bertujuan untuk menekan angka kriminalitas serta memberantas penyakit masyarakat yang berpotensi mengganggu ketenangan umat Islam dalam menjalankan ibadah.

Operasi ini digelar sejak Senin malam (3/3/2025) hingga Selasa dini hari (4/3/2025), dipimpin oleh KA UKL II IPTU Yusril Kiayi, S.H., bersama tim gabungan dari Satgas Preventif, Preemtif, Gakkum, dan Banops UKL II Polda Gorontalo. Patroli dimulai pukul 22.00 WITA dengan menyasar berbagai titik rawan peredaran minuman keras serta aktivitas yang dianggap meresahkan masyarakat.

Dalam operasi ini, petugas berhasil mengamankan tujuh botol minuman keras jenis cap tikus dari sebuah warung milik warga. Selain itu, tiga pemuda turut diamankan karena kedapatan sedang menghirup lem ehabond di lokasi berbeda.

Tak hanya itu, petugas juga melakukan razia di salah satu penginapan di Kota Gorontalo setelah menerima laporan aktivitas mencurigakan. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sepasang LGBT berada dalam satu kamar. Mereka kemudian diamankan untuk didata dan diberikan pembinaan oleh pihak kepolisian.

Seluruh rangkaian kegiatan operasi berakhir sekitar pukul 02.00 WITA. Barang bukti telah diamankan oleh tim Reskrim, sementara para pelanggar diberikan pembinaan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

KA Satgas Ops Pekat Otanaha I 2025, AKBP Sahrul, S.H., M.H., menegaskan bahwa operasi ini merupakan langkah preventif untuk menjaga kekhusyukan bulan Ramadhan.

“Kami akan terus menggelar operasi ini secara berkala guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah di bulan Ramadhan,” ujar AKBP Sahrul.

Dengan tindakan tegas ini, Polda Gorontalo berharap dapat menekan angka gangguan keamanan serta menciptakan suasana yang kondusif selama bulan penuh berkah ini. (***)

You cannot copy content of this page

Exit mobile version