Gorontalo Utara – Direktur RSUD dr. Zainal Umar Sidiki, dr. Mohammad Ardiansyah, menegaskan bahwa perekrutan dokter spesialis Non-Aparatur Sipil Negara (Non-ASN) merupakan langkah strategis untuk meningkatkan mutu layanan kesehatan di rumah sakit. Keputusan ini diambil setelah pihak rumah sakit berkonsultasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Kementerian Kesehatan, serta menelaah kebijakan serupa di Kabupaten Kulon Progo yang telah mendapatkan izin dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Selasa (18/03/2025).
Menurut dr. Mohammad Ardiansyah, kehadiran tenaga medis yang kompeten sangat penting untuk memenuhi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat.
“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas layanan dengan menghadirkan dokter spesialis yang sesuai dengan kebutuhan pasien. Dengan adanya tambahan dokter spesialis, rumah sakit dapat membuka layanan baru serta memberikan perawatan yang lebih optimal,” ujar dr. Mohammad Ardiansyah.
Saat ini, RSUD dr. Zainal Umar Sidiki telah memiliki 15 dokter spesialis, termasuk dalam empat bidang utama, yaitu penyakit dalam, anak, kebidanan dan kandungan, serta bedah. Selain itu, rumah sakit juga memperluas cakupan layanan dengan menghadirkan dokter spesialis Telinga Hidung Tenggorokan (THT), spesialis jantung, dan spesialis patologi anatomi.
Rekrutmen dokter spesialis Non-ASN ini diharapkan dapat memperkuat sistem pelayanan kesehatan di rumah sakit serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di Gorontalo dan sekitarnya. (***)

















