Gorontalo Utara — Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 di Kabupaten Gorontalo Utara resmi dimulai dengan penandatanganan Naskah Berita Acara antara Komandan Kodim 1314/Gorontalo Utara, Letkol Inf Rayner D.R. Wajong, dan Penjabat Bupati Gorontalo Utara, Sila N. Botutihe, Selasa (6/5/2025).
Penandatanganan tersebut berlangsung di halaman Kantor Bupati Gorontalo Utara dan menjadi penanda awal dimulainya kegiatan TMMD yang akan dilaksanakan selama 30 hari ke depan, mulai 6 Mei hingga 4 Juni 2025 di Desa Ombulodata, Kecamatan Kwandang. Momen ini turut disaksikan oleh Danrem 133/Nani Wartabone, Brigjen TNI Hari Pahlawantoro, S.Sos, dalam suasana upacara pembukaan yang khidmat dan penuh semangat gotong royong.
Letkol Rayner Wajong menegaskan bahwa penandatanganan naskah ini bukan hanya sekadar formalitas administratif, melainkan simbol komitmen kuat antara TNI dan Pemerintah Daerah dalam membangun desa bersama rakyat.
“Penandatanganan ini adalah bentuk tanggung jawab bersama antara TNI dan pemerintah daerah. Melalui TMMD, kami hadir untuk membangun dan melayani masyarakat, bukan hanya lewat infrastruktur, tapi juga lewat semangat kebersamaan,” ujar Letkol Rayner usai prosesi penandatanganan.
Ia menambahkan bahwa TMMD merupakan wujud nyata sinergi lintas sektor yang melibatkan TNI, Pemda, dan masyarakat, dengan tujuan mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di wilayah pedesaan yang masih membutuhkan perhatian.
“TNI tidak bekerja sendiri. Ini adalah kerja kolektif, dan kami pastikan pelaksanaannya mengedepankan partisipasi masyarakat agar hasilnya benar-benar dirasakan oleh rakyat,” tegasnya.
Sementara itu, Pj. Bupati Sila Botutihe menyampaikan apresiasi tinggi atas kontribusi TNI dalam membangun daerah. Menurutnya, penandatanganan naskah ini menjadi tonggak penting dalam membangun kemitraan strategis untuk mewujudkan pembangunan yang adil dan merata.
“Kami yakin, semangat dan disiplin yang dibawa TNI akan menjadi energi positif bagi masyarakat Ombulodata. TMMD ini bukan hanya membangun secara fisik, tapi juga membangun karakter dan kebersamaan,” ujarnya.
Dengan penandatanganan tersebut, pelaksanaan TMMD ke-124 resmi berjalan dan diharapkan membawa dampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan warga desa melalui pembangunan yang berbasis gotong royong dan sinergi. (BYP)

















