Kehadiran Letkol Rayner disambut hangat oleh personel TNI dan warga yang terlibat langsung dalam pekerjaan fisik tersebut. Tak sekadar meninjau, Dansatgas terlihat membaur, bercanda ringan dan menyapa satu per satu warga dan anggota satgas. Suasana yang tercipta begitu hangat, layaknya seorang ayah yang menyemangati anak-anaknya di tengah kerja bakti.
“Semangat itu menular. Kalau kita bekerja dengan hati dan tulus, masyarakat juga akan merasakannya,” ujar Letkol Rayner sambil memberikan semangat kepada para personel dan warga yang sedang bekerja.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program TMMD yang bertujuan untuk mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat melalui pembangunan infrastruktur di daerah pedesaan. Pembangunan tempat wudhu dan MCK di Masjid Al-Ikhlas menjadi salah satu sasaran fisik yang sangat dibutuhkan warga, terutama untuk meningkatkan kenyamanan dalam beribadah.
Selain menjadi motivator lapangan, Letkol Rayner juga tak segan turun tangan membantu pekerjaan, menunjukkan teladan dan etos kerja yang tinggi. Ia berharap keberadaan Satgas TMMD bukan hanya meninggalkan bangunan fisik, tetapi juga kesan mendalam tentang gotong royong, kebersamaan, dan semangat membangun desa.
“Kami hadir bukan hanya untuk membangun fasilitas, tetapi juga membangun kebersamaan dan kepercayaan masyarakat,” tambahnya.
Kehadiran Dansatgas TMMD 124 yang penuh kehangatan ini semakin mempertegas nilai-nilai kedekatan antara TNI dan masyarakat, yang menjadi roh dari pelaksanaan TMMD di seluruh Indonesia (BYP)
