Kehadiran jenderal bintang satu ini menjadi bukti komitmen Polda Gorontalo dalam menjamin proses seleksi yang transparan, objektif, dan bebas dari praktik kecurangan. Dalam kesempatan tersebut, Brigjen Pol. Simson tak hanya memantau jalannya seleksi, tetapi juga memberikan semangat kepada para peserta.
“Kami ingin memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai prosedur dan tidak ada kecurangan. Tes jasmani ini sangat penting karena menjadi tolok ukur kesiapan fisik para calon taruna,” tegasnya.
Tes kesamaptaan jasmani merupakan bagian penting dari rangkaian seleksi penerimaan calon taruna Akpol. Materi yang diujikan mencakup lari 12 menit, push up, sit up, pull up, dan shuttle run. Untuk menjaga kredibilitas penilaian, tim penguji melibatkan personel dari Biddokkes Polda Gorontalo serta pihak eksternal yang independen.
Berdasarkan data panitia, terdapat 24 peserta yang mengikuti tes jasmani tahap ini, terdiri dari 3 calon taruni dan 21 calon taruna. Mereka berasal dari berbagai kabupaten dan kota se-Provinsi Gorontalo, dan sebelumnya telah lolos seleksi administrasi serta pemeriksaan kesehatan tahap awal.
Wakapolda Gorontalo kembali menegaskan bahwa seluruh proses seleksi mengacu pada prinsip BETAH: Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.
“Kami ingin anak-anak terbaik dari Gorontalo bisa bersaing secara sehat dan berprestasi di tingkat nasional,” tutup Brigjen Simson. (***)
