GORONTALO – Di balik atribut dan tugas berat yang diemban oleh aparat kepolisian, ada kebutuhan mendasar yang tak boleh diabaikan: pembinaan rohani. Kesadaran inilah yang melandasi rutinitas Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) yang digelar oleh Polda Gorontalo, khususnya bagi personel yang beragama Islam.
Pada Rabu, 21 Mei 2025, suasana khidmat kembali menyelimuti Masjid Al-Dzikra Polda Gorontalo, tempat kegiatan Binrohtal rutin dilaksanakan. Dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polda Gorontalo, kegiatan ini diisi dengan ceramah keagamaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, serta lantunan Asmaul Husna yang menyejukkan hati.
Binrohtal bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan bagian dari strategi pembinaan internal Polri dalam membentuk personel yang religius, berintegritas, dan profesional. Menurut Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol. Desmont Harjendro A.P., SIK., M.T., kegiatan ini menjadi fondasi spiritual bagi anggota dalam menghadapi dinamika dan tekanan tugas di lapangan.
“Melalui Binrohtal, kita berharap seluruh personel bisa lebih sabar, ikhlas, dan amanah dalam menjalankan tugasnya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujarnya.
Dalam konteks institusi kepolisian, pembinaan rohani memegang peran strategis. Tidak hanya memperkuat aspek spiritual individu, namun juga memperhalus pendekatan personel dalam interaksi sosial. Di tengah tantangan moral dan etika yang semakin kompleks, Binrohtal menjadi benteng batin yang menjaga integritas aparat.
Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan manifestasi nyata komitmen Polda Gorontalo dalam menciptakan sumber daya manusia Polri yang unggul secara kompetensi dan luhur dalam akhlak. Diselenggarakan secara rutin setiap pekan, Binrohtal telah menjadi nafas spiritual yang menuntun setiap langkah pengabdian para anggota di jalan pengayoman. (***)

















