Gorontalo Utara — Haru tak terbendung saat para petani di Desa Ombulodata, Kecamatan Kwandang, Kabupaten Gorontalo Utara, menyambut kedatangan Dansatgas TMMD ke-124, Letkol Inf Rayner D.R. Wajong, yang meninjau langsung pembangunan jalan tani yang dikerjakan Satgas TMMD. Sabtu (31/5/2025), menjadi hari penuh makna bagi warga yang selama ini bergelut dengan medan berat hanya demi membawa hasil panen ke rumah.
Didampingi Pasi Ter Kodim 1314/Gorut Lettu Inf Ida Bagus Pujana dan Danki Satgas TMMD Lettu Inf Supriyono, Letkol Rayner berjalan kaki menyusuri jalan yang tengah dibuka. Di tengah perjalanan, ia bertemu dengan sejumlah petani yang baru saja pulang dari kebun. Pertemuan yang awalnya biasa saja, berubah menjadi dialog penuh keakraban dan rasa haru.
“Ini bukan hanya soal membuka jalan, ini membuka harapan. Kami ingin jalan tani ini benar-benar dimanfaatkan dan dijaga bersama karena ini adalah akses utama untuk kehidupan para petani,” ujar Letkol Rayner kepada warga yang mengerubunginya.
Gani Mahmud, seorang petani yang sudah puluhan tahun mengolah lahan di balik bukit Ombulodata, tak mampu menyembunyikan rasa terharunya. Bersama dua rekannya, Abdul Wahab Guni dan Jafar Mahmud, ia menyalami para prajurit satu per satu. Suaranya bergetar saat mengungkapkan rasa syukur.
“Terima kasih TNI, terima kasih Pak Dandim. Dulu kami harus memikul hasil panen dengan berjalan kaki di jalan licin. Sekarang, jalannya dibuka lebar, motor bisa masuk sampai ke kebun. Kami hanya bisa membalas dengan doa,” tutur Gani sambil mengusap air mata.
Pembangunan jalan tani oleh Satgas TMMD ini menjadi bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat kecil. Jalan ini tidak hanya mempermudah distribusi hasil pertanian, tapi juga menjadi simbol keadilan pembangunan bagi desa terpencil seperti Ombulodata.
TMMD bukan sekadar program rutin, tapi bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Dan hari itu, di tengah sawah dan ladang, sebuah harapan baru tumbuh bersama jejak kaki prajurit dan tetes air mata syukur para petani. (BYP)
















