Pohuwato, 11 Juni 2025 – Kasus pencurian mesin traktor yang marak terjadi, khususnya di wilayah Kecamatan Patilanggio, menjadi perhatian serius Polres Pohuwato dan jajaran Polsek. Hingga kini, sejumlah kasus kehilangan mesin traktor masih dalam proses penyelidikan intensif. Untuk mencegah terulangnya kejadian serupa, aparat kepolisian gencar melakukan imbauan kepada para petani agar lebih waspada dan mengambil langkah preventif.
Menyikapi fenomena ini, Brigadir Khoirul Anwar, Bhabinkamtibmas Desa Tahele dan Marisa, Kecamatan Popayato Timur, secara proaktif turun langsung ke lapangan. Ia menyapa dan berdialog dengan para petani, khususnya menjelang musim tanam padi dan jagung. Dalam kesempatan tersebut, Brigadir Khoirul Anwar mengingatkan petani untuk senantiasa menjaga alat pertanian mereka, terutama mesin traktor yang sering ditinggalkan di sawah atau ladang.
“Saya mengimbau kepada para petani untuk selalu membawa pulang mesin traktornya atau menyimpannya di tempat yang aman agar tidak memberikan kesempatan orang lain untuk mencurinya,” tegas Brigadir Khoirul Anwar.
Imbauan ini disampaikan mengingat modus operandi pencurian yang kerap memanfaatkan kelengahan pemilik traktor yang meninggalkan mesinnya tanpa pengawasan. Petani diharapkan tidak memberikan celah bagi pelaku kejahatan dengan memastikan mesin traktor disimpan di lokasi yang aman, bahkan jika memungkinkan, dibawa pulang ke rumah setelah digunakan.
Para petani yang dikunjungi menyambut baik kehadiran petugas kepolisian. Mereka berharap, melalui imbauan dan komunikasi yang efektif antara Bhabinkamtibmas dengan petani, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di sektor pertanian dapat semakin kondusif. Kerjasama ini diharapkan mampu menekan angka pencurian dan memberikan rasa aman bagi para petani dalam menjalankan aktivitas pertanian mereka. (***)

















