Melalui Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Desmont Harjendro A.P., S.I.K., M.T., Kapolda menyatakan tidak akan memberi ruang bagi siapapun yang mencoreng nama baik institusi Polri. Ia menegaskan bahwa proses hukum akan ditegakkan tanpa pandang bulu.
“Kami tidak akan mentolerir pelanggaran yang dilakukan oleh anggota kami. Jika hasil pemeriksaan menunjukkan adanya keterlibatan, maka sanksi tegas akan dijatuhkan, mulai dari pidana hingga pemecatan tidak dengan hormat,” tegas Desmont dalam keterangannya kepada media, Minggu (6/7/2025).
Sebagai langkah awal, Polda Gorontalo telah menurunkan tim internal untuk melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah personel yang diduga terlibat dalam insiden tersebut. Pemeriksaan ini dilakukan secara menyeluruh guna memastikan seluruh fakta yang terjadi di lapangan terungkap dengan jelas dan transparan.
Kapolda juga memberikan peringatan keras kepada seluruh anggota di jajarannya agar senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme serta tidak bertindak di luar batas kewenangan sebagai aparat negara.
“Polri adalah pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Setiap anggota wajib menjaga integritas dan nama baik institusi,” sambung Kapolda melalui Kabid Humas.
Langkah cepat dan tegas ini diharapkan tidak hanya mampu meredam keresahan publik, tetapi juga menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam menjaga marwah institusi dan membangun kepercayaan masyarakat. Kapolda Gorontalo menegaskan pentingnya sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah demi menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Provinsi Gorontalo. (***)
