Korban diketahui bernama Moch. Iqbal Firmansyah. Kabar meninggalnya korban membuat keluarga, sahabat, dan rekan komunitas merasa terpukul dan berduka mendalam.
Sebagai bentuk penghormatan terakhir, rekan-rekan dari komunitas PDOI berencana menggelar doa bersama dan tabur bunga di lokasi kejadian pada pukul 18.30 WIB. Kegiatan tersebut juga menjadi bentuk solidaritas serta ungkapan belasungkawa kepada almarhum.
Menurut informasi yang beredar di kalangan warga, kondisi jalan di sekitar lokasi terdapat gundukan aspal bekas galian proyek yang dinilai cukup membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari. Warga berharap adanya perhatian serius dari pihak terkait agar kondisi jalan segera diperbaiki demi mencegah terjadinya kecelakaan serupa.
“Kami berharap ada tanggung jawab dan evaluasi terhadap kondisi jalan yang membahayakan masyarakat,” ujar salah satu warga sekitar.
Peristiwa ini juga memunculkan keprihatinan masyarakat terkait keamanan proyek pekerjaan umum yang berada di dekat fasilitas pendidikan dan permukiman warga. Minimnya tanda peringatan serta kondisi jalan yang tidak rata disebut-sebut menjadi faktor yang perlu mendapat perhatian.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai kronologi lengkap kejadian tersebut.
Diduga Akibat Gundukan Aspal Bekas Galian Sekolah Rakyat dan PDAM, Pemuda Mondokan Meninggal Dunia
