Bertempat di Padang Golf Isen Mulang, Palangka Raya, turnamen ini sukses menyedot perhatian 180 pegolf dari berbagai daerah di Indonesia — mulai dari Jakarta, Surabaya, Bogor, hingga Banjarmasin. Antusiasme peserta yang datang dari berbagai latar belakang menjadikan ajang ini tidak hanya bernuansa kompetitif, tetapi juga sarat nilai silaturahmi dan promosi daerah.
Ketua Persatuan Golf Indonesia (PGI) Provinsi Kalimantan Tengah, Abdul Razak, mengapresiasi keberhasilan penyelenggaraan turnamen tersebut.
“Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar dan penuh semangat. Mudah-mudahan ke depan peminat olahraga golf di Kalimantan Tengah semakin banyak,” ujarnya penuh optimisme.
Sementara itu, Bupati Barito Selatan, Eddy Raya Samsuri, menegaskan bahwa turnamen ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk membangun citra positif Barsel melalui olahraga.
“Turnamen golf ini bukan hanya lomba, tapi juga wadah persahabatan dan promosi daerah. Kami ingin Barsel dikenal bukan hanya lewat sumber daya alam, tetapi juga lewat kegiatan yang berkelas dan berdaya tarik,” ungkapnya.
Menurut Eddy Raya, ajang tahunan ini juga berperan sebagai sarana memperkuat jejaring antar pelaku usaha, komunitas olahraga, dan pemerintah. Dengan total 200 hadiah yang disiapkan, kegiatan ini diharapkan menjadi daya tarik bagi peserta di tahun-tahun berikutnya.
Lebih jauh, Bupati menilai sport tourism seperti turnamen golf memiliki dampak ekonomi langsung bagi daerah — mulai dari sektor perhotelan, transportasi, kuliner, hingga UMKM lokal.
“Kita ingin agar setiap event besar seperti ini memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar,” tegasnya.
Turnamen Golf Piala Bupati Barsel pun ditutup dengan semangat baru: menjadikan olahraga sebagai medium pembangunan ekonomi kreatif dan kebersamaan. Di tengah hijaunya lapangan golf Isen Mulang, diplomasi olahraga Barsel kian nyata — menghubungkan semangat kompetisi, silaturahmi, dan promosi daerah dalam satu ayunan. (Nala)
