Laga yang turut disaksikan Anggota DPRD Gorontalo Utara dari Fraksi Golkar, Thamrin Yusuf, itu berlangsung dalam atmosfer penuh semangat. Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua kesebelasan saling serang dengan menjunjung tinggi permainan bersih dan menjaga ritme pertandingan tetap kondusif meski tensinya tinggi.
Persibut FC membuka keunggulan lebih dulu lewat sontekan Herianto Panto pada menit ke-12. Namun Persmol FC menunjukkan mental juara dengan membalas melalui sundulan rapi Yardin Alim di menit ke-19. Gol balasan tersebut tidak hanya menyamakan kedudukan, tetapi juga menunjukkan bagaimana kedua tim bermain tanpa kenal menyerah dan tetap menghormati lawan.
Meski demikian, sebelum turun minum Herianto Panto kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-40, membawa Persibut FC unggul 2-1 di babak pertama. Tidak hanya tajam, Persibut FC juga tampil disiplin dalam bertahan, sementara Persmol FC tetap menunjukkan usaha tanpa henti dengan permainan yang bersih dan penuh sportivitas.
Memasuki babak kedua, Persmol FC meningkatkan tekanan, namun barisan belakang Persibut FC tampil solid. Hingga pertandingan berakhir, skor 2-1 bertahan untuk kemenangan Persibut FC.
Usai laga, Pembina Persibut FC yang juga Kepala Desa Bulontio Timur, Nurdin Lowanga menyampaikan rasa syukur mendalam. Menurutnya, kemenangan ini bukan hanya hasil dari kerja keras tim, tetapi juga dukungan suporter dan sikap sportivitas yang dijunjung bersama sepanjang laga. Ia menyatakan bahwa timnya siap menghadapi final, sambil menunggu pemenang duel antara Bina Utama Kasia dan PSM Molangga yang akan bertanding besok.
Semifinal kali ini bukan hanya soal siapa yang menang, tetapi juga tentang bagaimana kedua tim menunjukkan bahwa sepak bola lokal mampu menghadirkan pertandingan berkualitas tanpa mengabaikan nilai-nilai fair play. (BYP)
