Anggota DPRD Gorontalo Utara dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Fitri Yusuf Husain, menegaskan bahwa keterlibatan pelaku UMKM di kawasan wisata seperti Pontolo Indah bukan sekadar pelengkap, melainkan elemen utama dalam memperkuat daya tarik destinasi.
Menurutnya, jika dikelola secara terencana, Pontolo Indah dapat berkembang menjadi pusat kuliner khas daerah, sentra kerajinan lokal, hingga ruang promosi produk unggulan masyarakat. Kehadiran UMKM di kawasan tersebut juga diyakini mampu memperpanjang durasi kunjungan wisatawan, sehingga perputaran uang di tingkat lokal semakin meningkat.
“UMKM adalah jantung ekonomi rakyat. Kalau kawasan ini ditata dengan baik, bukan hanya wisata yang hidup, tapi ekonomi warga juga ikut tumbuh,” ujarnya.
Fitri menekankan bahwa pengembangan kawasan wisata berbasis UMKM harus dibarengi dengan penataan infrastruktur yang memadai. Fasilitas kebersihan dan sanitasi, penerangan, area parkir, keamanan, hingga penataan lapak yang tertib menjadi faktor penting dalam menciptakan kenyamanan pengunjung sekaligus mendukung keberlangsungan usaha para pedagang.
Selain infrastruktur fisik, ia juga mendorong adanya pembinaan berkelanjutan kepada para pelaku UMKM. Mulai dari peningkatan kualitas produk, pengemasan yang menarik, manajemen usaha, hingga pelayanan kepada konsumen.
“Produk harus punya standar kualitas, kemasan yang baik, dan pelayanan yang ramah. Kalau itu dijaga, wisatawan pasti ingin kembali,” tambahnya.
DPRD berharap pengelolaan Pontolo Indah ke depan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan konsep yang matang, pengawasan yang konsisten, serta kolaborasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha, kawasan ini berpotensi menjadi ikon wisata berbasis ekonomi rakyat di Gorontalo Utara.
Tidak hanya membuka peluang usaha baru, pengembangan UMKM di Pontolo Indah juga diyakini mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan warga, serta memperkuat kemandirian ekonomi daerah secara berkelanjutan. ###
