Tak sekadar datang meninjau kondisi lapangan, legislator muda DPRD Gorontalo Utara itu memilih hadir langsung di tengah warga dengan membawa bantuan kebutuhan pokok guna meringankan beban masyarakat yang masih berjuang menghadapi dampak banjir.
Bantuan yang disalurkan mencakup 100 paket sembako, lima dus mie instan, lima bak telur, 100 lembar handuk, serta 50 dus air mineral. Seluruh bantuan tersebut berasal dari dana pribadi Dheninda sebagai bentuk empati dan kepeduliannya terhadap masyarakat yang sedang tertimpa musibah.
Di sejumlah titik terdampak, Dheninda terlihat menyapa warga sekaligus menyerahkan bantuan secara langsung. Kehadirannya dinilai memberi semangat tersendiri bagi masyarakat yang tengah menghadapi keterbatasan akibat genangan air yang merendam sejumlah wilayah.
Menurut Dheninda, kehadirannya di lokasi bencana bukan hanya sebagai wakil rakyat, tetapi juga bagian dari tanggung jawab moral untuk memastikan warga tidak merasa sendiri menghadapi situasi sulit.
“Kami ingin memastikan masyarakat tidak merasa sendiri menghadapi bencana ini. Bantuan ini berasal dari dana pribadi sebagai bentuk kepedulian kepada warga yang sedang membutuhkan uluran tangan,” ujar Dheninda.
Ia berharap bantuan yang diberikan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, terutama selama masa pemulihan pasca banjir yang masih membutuhkan perhatian bersama.
Lebih jauh, Dheninda juga mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan cuaca ekstrem yang sewaktu-waktu dapat kembali terjadi. Menurutnya, kondisi bencana seperti ini membutuhkan solidaritas bersama, baik dari pemerintah, masyarakat, maupun berbagai elemen lainnya.
“Bencana ini menjadi perhatian bersama. Dibutuhkan semangat gotong royong dan solidaritas dari semua pihak agar masyarakat bisa segera bangkit dan kembali beraktivitas normal,” tambahnya.
Kehadiran Dheninda di tengah warga pun mendapat sambutan positif. Sejumlah masyarakat mengaku bantuan yang diberikan sangat membantu, terutama bagi keluarga yang terdampak genangan air dan mengalami kesulitan memperoleh kebutuhan pokok sehari-hari.
Di tengah masa sulit akibat banjir, aksi kepedulian seperti ini dinilai menjadi penguat semangat bagi warga untuk bangkit, sekaligus memperlihatkan pentingnya rasa kebersamaan dalam menghadapi bencana.
