Gorontalo – Suasana halaman Markas Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo mendadak berubah menjadi pusat keramaian, Selasa (1/7/2025). Ribuan warga tampak antusias memadati area Pasar Murah Bhayangkara, yang digelar dalam rangka memeriahkan Puncak Hari Bhayangkara ke-79.
Kegiatan ini bukan sekadar pelengkap seremoni, melainkan menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Dengan menggandeng UMKM binaan Bhayangkari serta distributor sembako lokal, Polda Gorontalo menghadirkan berbagai kebutuhan pokok dengan harga terjangkau dan disubsidi.
Mulai dari beras, gula, minyak goreng, telur, mie instan, hingga aneka produk UMKM ditawarkan dengan harga miring. Tak heran jika masyarakat sudah memadati lokasi sejak pagi hari, rela mengantre demi bisa membawa pulang bahan pokok yang harganya jauh di bawah pasaran.
Kabid Humas Polda Gorontalo, Kombes Pol Desmont Harjendro A.P., S.I.K., M.T., mewakili Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Drs. R. Eko Wahyu Prasetyo, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk lebih dekat dengan masyarakat serta meringankan beban mereka, terutama di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.
“Kami ingin Hari Bhayangkara ini tidak hanya menjadi perayaan institusi, tetapi juga momentum berbagi dengan masyarakat. Melalui pasar murah ini, kami hadir secara nyata untuk membantu warga memenuhi kebutuhan harian,” jelas Desmont.
Tak hanya pasar murah, puncak perayaan Hari Bhayangkara ke-79 di Mapolda Gorontalo juga diramaikan dengan pameran alat utama sistem senjata (alutsista), layanan kesehatan gratis, stand pelayanan pajak, hingga pertunjukan atraktif dari Drum Band Polda Gorontalo yang memikat perhatian pengunjung dari berbagai usia.
Sejumlah warga menyambut baik dan merasa terbantu dengan kehadiran pasar murah ini. Salah satunya, Ibu Nurhayati, warga Kota Gorontalo, mengaku sangat bersyukur.
“Harga sembako di sini jauh lebih murah dibandingkan di pasar. Saya bisa hemat banyak. Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa rutin dilaksanakan,” tuturnya dengan wajah sumringah.
Dengan hadirnya pasar murah dan rangkaian kegiatan sosial lainnya, Polda Gorontalo membuktikan bahwa Bhayangkara sejatinya bukan hanya pelindung keamanan, tapi juga pengayom kebutuhan rakyat. Momen ini menjadi refleksi bahwa Polri terus bertransformasi menjadi institusi yang semakin humanis, responsif, dan peduli terhadap masyarakat. (***)

















