Demo Berujung Anarki, Warga Jadi Korban: Polres Luwu Tangkap Tujuh Pelaku Pengeroyokan dan Perusakan

Foto: Ilustrasi AI

newstizen.co.id Luwu – Aksi demonstrasi yang seharusnya menjadi sarana penyampaian aspirasi justru berubah menjadi ajang kekerasan dan teror bagi warga. Di Kelurahan Bosso, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, tujuh pria berinisial I, MT, DA, OS, J, R, dan W harus berurusan dengan hukum setelah diduga melakukan pengeroyokan brutal serta perusakan kendaraan milik warga, Senin (26/1/2026) dini hari.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 01.40 WITA. Korban yang sedang mencari jalur alternatif akibat penutupan jalan provinsi karena aksi demonstrasi Luwu Raya, justru dihadang dan diserang. Meski telah meminta maaf, para pelaku diduga tetap melampiaskan amarah secara membabi buta.

Mobil korban dilempari batu hingga rusak parah. Lebih keji lagi, istri dan anak korban disiram air panas. Anak korban mengalami luka bakar, sementara korban menderita luka-luka. Kerugian materiel ditaksir mencapai Rp40 juta.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Satreskrim Polres Luwu bersama Polsek Walenrang bergerak cepat. Lima pelaku diamankan pada pukul 14.00 WITA, disusul dua pelaku lainnya pada pukul 15.30 WITA di hari yang sama. Seluruh terduga kini ditahan di Mapolsek Walenrang untuk proses hukum lebih lanjut.

Kapolres Luwu, AKBP Adnan Pandibu, S.H., S.I.K., menegaskan bahwa aparat tidak akan memberi ruang bagi aksi main hakim sendiri.

“Siapa pun yang melakukan kekerasan dan tindakan anarkis akan kami tindak tegas. Demonstrasi bukan alasan untuk melanggar hukum dan melukai warga,” tegasnya.

Di sisi lain, masyarakat kini menjerit akibat dampak lanjutan dari demonstrasi yang dinilai sudah kelewatan. BBM langka, harga di tingkat pengecer melonjak hingga Rp35 ribu–Rp40 ribu per liter, sementara LPG juga sulit diperoleh. Kondisi ini membuat rakyat kecil semakin terhimpit.

Kekerasan atas nama perjuangan bukanlah solusi. Ketika demonstrasi berubah menjadi anarki, yang menderita bukan penguasa—melainkan rakyat sendiri. Negara tidak boleh kalah oleh premanisme berkedok massa. Hukum harus ditegakkan tanpa kompromi. (Pur)

Promo Spesial 11.11 TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

You cannot copy content of this page