Gorontalo – Kasus hilangnya sejumlah barang di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainal Umar Sidiki (ZUS) memicu perhatian serius dari manajemen rumah sakit. Peristiwa tersebut tidak hanya dianggap sebagai insiden biasa, tetapi menjadi peringatan keras agar seluruh jajaran lebih disiplin dalam menjaga keamanan fasilitas pelayanan kesehatan.
Direktur RSUD ZUS, Mohammad Adriansyah, menegaskan bahwa setiap pegawai memiliki tanggung jawab untuk memastikan keamanan aset rumah sakit. Ia mengingatkan agar tidak ada lagi sikap lengah terhadap barang maupun peralatan yang berada di setiap ruangan kerja.
Penegasan itu disampaikan Adriansyah saat memimpin apel pulang bersama seluruh unsur manajemen rumah sakit, Kamis (5/3/2026).
Dalam arahannya, ia mengungkapkan bahwa dalam beberapa hari terakhir terjadi kasus pencurian di lingkungan RSUD ZUS yang menyebabkan sejumlah barang milik rumah sakit hilang. Kasus tersebut telah dilaporkan secara resmi kepada pihak kepolisian untuk diproses lebih lanjut.
“Kita harus lebih serius menjaga keamanan, terutama terhadap barang dan alat yang ada di ruangan. Beberapa hari terakhir RSUD ZUS kemalingan dan sejumlah barang kita hilang. Ini sudah kami tindak lanjuti dengan melaporkannya ke kepolisian,” tegas Adriansyah.
Ia menilai, kelalaian sekecil apa pun dalam menjaga fasilitas dapat berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, setiap unit kerja diminta meningkatkan kontrol terhadap aset rumah sakit serta memastikan sistem pengamanan berjalan maksimal.
Menurutnya, rumah sakit sebagai fasilitas publik harus dikelola dengan disiplin tinggi, termasuk dalam hal menjaga barang inventaris yang menjadi penunjang pelayanan medis.
Selain menyoroti aspek keamanan, Adriansyah juga memberi perhatian serius pada kebersihan lingkungan rumah sakit. Ia mengingatkan bahwa persoalan sampah tidak boleh dianggap remeh karena dapat memengaruhi kenyamanan pasien dan citra pelayanan kesehatan.
“Sampah harus benar-benar diperhatikan. Jangan sampai hal-hal kecil seperti ini mengganggu kenyamanan pasien. Mari kita jaga kebersihan sekaligus terus meningkatkan pelayanan kesehatan di RSUD ZUS,” ujarnya.
Direktur berharap seluruh pegawai, baik tenaga medis maupun nonmedis, memperkuat kedisiplinan dan profesionalitas dalam menjalankan tugas. Ia menegaskan bahwa menjaga keamanan, kebersihan, dan kualitas pelayanan adalah tanggung jawab bersama yang tidak boleh diabaikan.
Manajemen RSUD ZUS juga memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan internal serta memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum. Langkah ini diambil agar kasus kehilangan tersebut dapat diusut tuntas sekaligus mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. ###

















