Tingkatkan Kualitas Guru PAI, SMAN 1 Kenduruan Jadi Pusat Penguatan Pendidikan di Tuban

newstizen.co.id Tuban,18 April 2026 – Komitmen meningkatkan kualitas pendidikan terus ditunjukkan para guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di Kabupaten Tuban. Hal ini terlihat dalam kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI SMA negeri dan swasta yang digelar di SMA Negeri 1 Kenduruan, Sabtu (18/4/2026).

Kegiatan monitoring dan evaluasi ini diikuti oleh guru PAI se-Kabupaten Tuban dengan tingkat kehadiran mencapai sekitar 90 persen. Tingginya partisipasi ini mencerminkan antusiasme dan keseriusan para guru dalam meningkatkan profesionalisme.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kasi PAIS Kemenag Tuban Imam Syafi’i serta Pokjawas PAI Muh. Yusuf yang memberikan pembinaan langsung kepada peserta.

Ketua MGMP PAI SMA Tuban, Muh. Hasan Lutfi, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja MGMP untuk meningkatkan mutu pendidikan, khususnya di bidang PAI.

“MGMP hadir sebagai ruang belajar bersama bagi para guru. Di sini kita saling menguatkan, berbagi, dan berkembang demi pendidikan yang lebih baik,” jelasnya.

Menurutnya, melalui monitoring dan evaluasi ini, para guru diharapkan semakin memahami pentingnya pengelolaan administrasi pembelajaran sekaligus mampu meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di kelas.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Kenduruan, Nur Ida Hasanatin, menegaskan bahwa kegiatan monitoring bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian penting dari refleksi diri guru.

“Guru PAI memiliki peran strategis dalam membentuk karakter peserta didik. Karena itu, kegiatan seperti ini penting untuk memastikan pembelajaran berjalan sesuai standar,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pengisian instrumen pembelajaran secara tepat dan akurat sebagai bentuk tanggung jawab profesional guru.

Penguatan juga disampaikan oleh Muh. Yusuf yang menekankan pentingnya ketelitian dan kedisiplinan dalam pengisian instrumen.

“Instrumen bukan sekadar dokumen administratif, tetapi cerminan dari kinerja guru di lapangan,” tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Imam Syafi’i menegaskan bahwa guru PAI tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan.

“Guru PAI harus mampu menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya informatif, tetapi juga inspiratif dan bermakna bagi siswa,” ungkapnya.

Suasana kegiatan berlangsung hangat dan kolaboratif. Para guru aktif berdiskusi, berbagi pengalaman, serta praktik baik dalam pembelajaran.

Di akhir kegiatan, guru PAI SMA Negeri 1 Kenduruan, M. Ali Nashudin Bashar—yang menjadi satu-satunya guru PAI di sekolah tersebut—menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh peserta.

“Terima kasih kepada seluruh guru PAI se-Kabupaten Tuban yang telah hadir. Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan memperkuat kebersamaan,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kualitas guru PAI sekaligus meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Tuban secara berkelanjutan.

Promo Spesial 11.11 TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

You cannot copy content of this page