, Gorontalo – Kasmir Abdul Hamid, Ketua Percasi Kabupaten Bone Bolango sekaligus Dewan Pemerhati Catur Gorontalo, menegaskan pentingnya kepemimpinan yang berlandaskan moral dan etika dalam organisasi, khususnya PERCASI. Dalam wawancaranya dengan media, Kasmir menyatakan bahwa pemimpin sejati dan berakhlak harus mencapai kesuksesan melalui pelayanan yang baik kepada komunitas catur dan masyarakat luas, bukan dengan mengorbankan atlet potensial atau individu yang kurang berdaya dalam organisasi maupun kehidupan sosial mereka.
Menurut Kasmir, moral dan etika serta integritas sangatlah penting dalam memimpin PERCASI. “Nafas olahraga adalah sportifitas dan obyektivitas. Menilai dan mengukur prestasi harus didasari oleh kompetensi dan prestasi melalui metode kompetisi, bukan atas dasar keinginan sekelompok orang atau ambisi pribadi,” tegasnya.
Kasmir juga menekankan bahwa keberhasilan atlet atau tim bukan semata-mata hasil dari kemampuan individu atau pejabat pengelola, melainkan dari proses pembentukan jiwa atlet secara individu dan tim. “Pengambilan secara instan dan mengabaikan proses dapat membunuh karakter atlet lokal yang berbakat, akibat dari gagalnya pembinaan yang berjenjang di kabupaten/kota,” katanya.
Kasmir menyatakan keprihatinannya terhadap pembinaan dan pemberian kesempatan kepada atlet muda berbakat di Provinsi Gorontalo. Menurutnya, banyak atlet muda yang tidak diberi ruang untuk mengembangkan kemampuan mereka karena adanya ambisi pribadi dan kepentingan segelintir orang dalam organisasi. Hal ini menghambat kemajuan signifikan dari atlet muda yang kompeten di Provinsi Gorontalo.
“Saya berharap kita semua bersatu dan bahu-membahu dalam membina dan mengembangkan prestasi atlet catur muda di Provinsi Gorontalo. Mari kita ciptakan prestasi yang gemilang, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional,” pungkas Kasmir mengakhiri wawancara. (SD)
















