, Kalteng – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) Kalimantan Tengah telah resmi menggelar Kejuaraan Tenis Lapangan Gubernur Cup se-Kalimantan Tengah di Lapangan Tenis Mantikei, Palangka Raya. Acara yang dimulai pada Rabu, 9 Oktober 2024, ini menjadi wadah penting untuk meningkatkan prestasi olahraga tenis sekaligus mempererat tali silaturahmi antar pecinta tenis di seluruh wilayah.
Ketua Panitia, Alfian Badjau, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kejuaraan ini diselenggarakan untuk memajukan prestasi tenis di Kalimantan Tengah. Ia menekankan bahwa acara ini bukan hanya kompetisi, tetapi juga sebagai platform untuk menjalin hubungan yang lebih baik antara komunitas tenis dari berbagai kabupaten dan kota. “Kejuaraan ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi olahraga tenis serta mempererat hubungan antar pecinta tenis di daerah ini,” ungkap Alfian.
Alfian juga menyoroti pentingnya kejuaraan ini dalam pembinaan dan pengembangan bakat muda. “Kami berharap kejuaraan ini dapat menjadi ajang bagi talenta muda yang memiliki potensi besar, sehingga kita bisa melahirkan atlet tenis berbakat yang mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi,” jelasnya.
Kejuaraan ini diikuti oleh berbagai kategori, termasuk Ganda Putra Prestasi, Ganda Putra KU 40+, Ganda Putra KU 50+, serta Tunggal Putra dan Tunggal Putri untuk kategori usia 14 dan 16 tahun. Total peserta yang ambil bagian mencapai puluhan pasangan dan individu, mencerminkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat terhadap olahraga tenis.
Plh. Sekda Kalimantan Tengah, Katma F. Dirun, menyambut positif penyelenggaraan Gubernur Cup ini. Ia berpendapat bahwa ajang ini sangat penting untuk memajukan olahraga tenis di Kalimantan Tengah dan menjaring bibit atlet potensial yang dapat membawa nama daerah ke tingkat nasional dan internasional. “Kejuaraan ini diharapkan bisa melahirkan atlet-atlet tenis andal yang bisa mengharumkan nama Kalimantan Tengah di kancah yang lebih luas,” ujar Katma.
Lebih jauh, Katma menekankan peran turnamen ini dalam memperkuat persaudaraan di antara peserta dan masyarakat, sejalan dengan falsafah Huma Betang yang menjadi pedoman hidup di Kalimantan Tengah. “Turnamen ini adalah kesempatan untuk mempererat tali persaudaraan dan persatuan di kalangan masyarakat,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Katma mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kelancaran acara ini. Ia juga memberikan pesan kepada para atlet untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menghormati keputusan wasit serta ofisial pertandingan. “Selamat bertanding kepada seluruh atlet. Jaga sportivitas dan hormati setiap keputusan yang diambil oleh wasit dan ofisial,” tutupnya.
Kejuaraan Gubernur Cup ini bukan hanya sebuah kompetisi, tetapi juga menjadi momentum penting bagi pengembangan potensi olahraga tenis di Kalimantan Tengah, sekaligus membangun semangat persatuan di antara masyarakat. (Nala)

















