Intan Jaya – Seorang pegawai honorer Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Intan Jaya, berinisial MW (34), menjadi korban penembakan oleh Orang Tak Dikenal (OTK) di depan Kantor Bupati Intan Jaya, Jalan Poros Kampung Mamba, Distrik Sugapa, pada Selasa (18/3). Korban telah dievakuasi ke Timika untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Proses evakuasi dilakukan menggunakan pesawat Cessna 208B/PK-IKD milik PT. Ikairos Air Service. Pesawat berangkat dari Bandara Mozes Kilangin Timika menuju Bandara Bilogai Sugapa pada pukul 16.57 WIT dan kembali ke Timika pada pukul 17.24 WIT dengan membawa korban.
Setibanya di Bandara Mozes Kilangin Timika, MW langsung dibawa ke Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) Caritas Mimika untuk mendapatkan perawatan intensif. Direktur RSMM, dr. Joni Ribo Tandisau, saat dikonfirmasi, membenarkan bahwa korban penembakan dari Intan Jaya telah tiba dan sedang menjalani perawatan medis di RSMM.
“Iya, betul. Korban masuk tadi sore dan saat ini masih menjalani pemeriksaan,” ujar dr. Joni melalui sambungan telepon.
Sebelumnya, MW dilaporkan ditembak oleh OTK di depan Kantor Bupati Intan Jaya pada pukul 13.53 WIT. Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban mengalami luka tembak di bagian pantat kanan dengan luka tembus ke depan. Meski mengalami luka serius, MW masih dalam kondisi sadar saat dievakuasi ke Puskesmas Sugapa untuk mendapatkan pertolongan pertama sebelum akhirnya dipindahkan ke Timika.
Aksi penembakan ini diduga dilakukan oleh kelompok bersenjata yang berafiliasi dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM). Korban ditembak dari jarak sekitar 35 meter saat berjalan kaki pulang dari Kantor Disdukcapil menuju rumahnya di Kampung Yokatapa.
Hingga saat ini, aparat keamanan masih melakukan penyelidikan terkait insiden penembakan tersebut serta meningkatkan pengamanan di wilayah Intan Jaya untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali. (Pur)

















