Newstizen | Sampang – Pemerintah Desa (Pemdes) Dharma Tanjung, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mengggelar Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Desa.
Kegiatan MTQ yang bertempat di balai Desa Dharma Tanjung ini, diselenggarakan pada senin 03 Juni 2024 dengan diikuti kurang lebih 26 orang, dan dibagi menjadi tiga group.
Adapun tiga group tersebut, diantaranya kategori A untuk usia 11 tahun dan kategori B untuk usia 12 tahun, kemudian kategori C untuk usia 13 tahun.
Dikatakan, Pj. Desa Dharma Tanjung, Achmad Fauzan, digelarnya MTQ, untuk menyeleksi kemampuan remaja Desa Dharma Tanjung dalam bidang Qori’ah yang nantinya akan diikutkan ke tingkat kecamatan sampai tingkat nasional.
“Kami sebagai penanggung jawab desa sangat mendukung terkait kegiatan MTQ yang telah diselenggarakan. Semoga para perwakilan Desa Dharma Tanjung bisa membawa nama Desa Dharma Tanjung tidak hanya dikancah kecamatan tapi juga sampai ke Nasional,” katanya, (11/6/2024).
Disisi lain digelarnya MTQ, ucap Achmad Fauzan, sebagai sarana mengajak generasi muda Desa Dharma Tanjung, untuk lebih mencintai Al-Qur’an.
“Dengan kegiatan tersebut bisa mengajak generasi muda khususnya pemuda Desa Dharma Tanjung untuk terus senantiasa mencintai Al-Qur’an,” ucapnya.
Tidak hanya itu, menurut Achmad Fauzan, digelarnya MTQ ini, pihaknya juga ingin membawa para pemuda Desa Dharma Tanjung supaya memanfa’atkan waktunya untuk lebih mengasah kemampuan dan mendalami tentang Al-Qur’an.
“Dengan begitu para remaja khususnya bisa meluangkan waktunya ke hal- hal yang positif untuk terus lebih bisa mengasah kemampuan dan mendalami tentang Al-qur’an,” tuturnya.
Selanjutnya, Achmad Fauzan, meminta kepada para guru ngaji di lembaga-lembaga Qurani di Desa Dharma Tanjung agar selalu memotivasi kepada anak didiknya sehingga bisa menunjukkan kemampuannya di bidang MTQ.
“MTQ itu tidak hanya tartil tapi juga hafalan Al-Qur’an dengan begitu seiring diadakan kegiatan MTQ tersebut bisa menambah motivasi tersendiri,” tuturnya.
Achmad Fauzan menerangkan jika keistimewaan membaca dan mempelajari Al-Qur’an sangatlah besar, baik ketika masih hidup di dunia hingga nanti pada hari kiamat.
“Karena didalam hadis meriwayatkan, Bacalah Al-Qur’an karena Al-Qur’an kelak akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafaat kepada orang yang membacanya,” terangnya.
Diakhir kata, Achmad Fauzan, berharap melalui MTQ, Desa Dharma Tanjung dapat memunculkan generasi Qur’ani sehingga Desa Dharma Tanjung menjadi lebih baik.
“Semoga dengan kegiatan tersebut terus muncul generasi-generasi Qur’ani di Desa Dharma Tanjung sehingga bisa menjadikan Desa Dharma Tanjung lebih baik lagi kedepannya,” harapnya. (Mal)
















