Dalam konferensi pers tersebut, turut hadir Kabid DVI Rodokpol Pusdokkes Mabes Polri, Kombes Pol drg. Ahmad Fauzi M.M., GDFO, Sp.OF., Subsp, IOF (K), Kabid Dokkes Polda Gorontalo, Kombes Pol drg. Moch Toto Sugiharto, SpBM (K) TMF-TMJ, MARS., Kaur Penum Subbid Penmas Bid Humas, Kompol Heny M Rahayu, S.H., M.H., Tim Inafis Polda Gorontalo, perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, serta keluarga korban.
Dalam keterangannya kepada awak media, Kabid DVI Rodokpol Pusdokkes Mabes Polri, Kombes Pol drg. Ahmad Fauzi, menjelaskan bahwa tim di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pada pagi tadi (13/07) berhasil menemukan salah seorang korban di lokasi kejadian. Setelah dievakuasi, korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Presisi Polda Gorontalo.
“Dari identifikasi, korban berjenis kelamin laki-laki, bernama Joni Husain, warga Desa Boidu, Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango,” terangnya.
Ditambahkan Kaur Penum Subbid Penmas Bid Humas Polda Gorontalo, Kompol Heny M Rahayu, bahwa dari total 27 korban meninggal dunia yang telah ditemukan, 26 di antaranya sudah berhasil diidentifikasi. Satu jenazah laki-laki masih belum teridentifikasi, dan upaya identifikasi masih terus dilakukan oleh tim DVI dan Inafis.
“Saat ini, tim DVI Pusdokkes Polri bersama Tim Inafis Polda Gorontalo terus melakukan upaya identifikasi terhadap korban yang belum diketahui identitasnya, untuk memberikan sedikit kelegaan bagi keluarga korban di tengah duka yang mendalam,” pungkasnya. (***)
