Menurut Sudarsono, setiap anggota DPRD harus senantiasa menjaga kepentingan daerah agar sejalan dengan program-program nasional yang ada. “Tanggung jawab besar melekat pada siapa pun yang menduduki kursi DPRD, yaitu memastikan bahwa pembangunan di Kalimantan Tengah berjalan sesuai dengan kebijakan nasional dan daerah,” tegasnya. Ia juga menambahkan bahwa kerja sama dengan gubernur yang baru nanti akan menjadi kunci utama dalam mempercepat pembangunan di Kalimantan Tengah.
Sudarsono memberikan pesan khusus kepada para anggota DPRD yang baru bergabung, mengingat hanya sekitar 16 hingga 17 orang dari anggota lama yang terpilih kembali. “Saya berharap anggota baru segera bisa menyesuaikan diri dengan tugas-tugas yang ada. Banyak dari mereka memiliki pengalaman yang signifikan, termasuk mantan kepala daerah dan mantan ketua DPRD,” ujar Sudarsono. Ia menekankan bahwa percepatan adaptasi adalah hal yang krusial agar DPRD dapat segera menjalankan tugasnya secara efektif.
Ia juga menyoroti beberapa tantangan yang masih harus dihadapi oleh DPRD Kalimantan Tengah, terutama yang berkaitan dengan fasilitasi dari Kementerian Dalam Negeri. “Ada beberapa pekerjaan rumah yang belum selesai, namun dengan adanya anggota baru, saya optimis proses penyelesaiannya akan lebih lancar dan efektif,” katanya.
Sudarsono menyatakan keyakinannya bahwa dengan kolaborasi yang kuat antara legislatif dan eksekutif, serta adaptasi cepat dari anggota DPRD yang baru, lembaga ini dapat bekerja lebih aktif dan efektif dalam membangun Kalimantan Tengah yang lebih maju dan sejahtera. (Nala)
