Di tengah proses pemulihan pascabanjir yang masih berlangsung, legislator Daerah Pemilihan (Dapil) IV Biau–Tolinggula itu hadir bersama Sekretaris TIDAR Gorontalo Utara, Sadam Salihi, menyambangi sejumlah titik terdampak yang masih tergenang air. Selain menyalurkan bantuan kemanusiaan, keduanya juga berdialog langsung dengan warga guna mengetahui kondisi terkini serta kebutuhan masyarakat di lapangan.
Langkah yang dilakukan Fatri mendapat respons positif dari warga. Kehadirannya di lokasi bencana dinilai menjadi bukti bahwa wakil rakyat tidak hanya hadir dalam ruang formal, tetapi juga berada di tengah masyarakat saat dibutuhkan. Di sela kunjungan, Fatri tampak menyapa warga dengan hangat dan memberikan dukungan moril agar tetap kuat menghadapi situasi pascabanjir.
Bagi masyarakat, perhatian langsung seperti ini memberi semangat tersendiri. Di tengah keterbatasan akibat bencana, warga merasa tidak sendiri menghadapi cobaan karena masih ada kepedulian yang hadir untuk membantu meringankan beban mereka.
Fatri menegaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan bentuk tanggung jawab moral sekaligus kepedulian terhadap masyarakat yang sedang mengalami kesulitan.
“Kami hadir untuk berbagi dan memberikan semangat kepada masyarakat yang terdampak banjir. Semoga bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan beban warga serta menjadi penguat bahwa mereka tidak sendiri menghadapi musibah ini,” ujar Fatri.
Sebagai anggota DPRD Gorontalo Utara yang telah tiga periode dipercaya masyarakat, Fatri juga menekankan pentingnya semangat kebersamaan dalam menghadapi situasi bencana. Menurutnya, percepatan pemulihan membutuhkan dukungan dan kolaborasi semua pihak agar masyarakat bisa segera kembali menjalankan aktivitas normal.
Ia berharap solidaritas sosial yang terbangun selama masa tanggap bencana dapat terus terjaga sebagai kekuatan bersama dalam membantu warga bangkit dari dampak banjir.
“Proses pemulihan pascabencana membutuhkan dukungan dari berbagai pihak agar masyarakat dapat segera kembali menjalankan aktivitas seperti biasa,” tandasnya.
Kehadiran Fatri Botutihe di tengah warga terdampak banjir menjadi potret kepemimpinan yang dekat dengan masyarakat. Tidak hanya membawa bantuan, tetapi juga menghadirkan perhatian dan semangat yang dibutuhkan warga untuk bangkit dari masa sulit.
