Roy Ahmad: “Calon Pemimpin Gorut Harus Apa Adanya, Jangan Baperan!”

Roy Ahmad dan Ramdhan Mapaliey bersama Risan Demanto (Foto: Dok)

, Gorontalo Utara – Di tengah hangatnya persaingan politik menjelang Pilkada Gorontalo Utara 2024, sosok Roy Ahmad memberikan masukan kepada calon wakil bupati, Ramdhan Mapailiey. Roy Ahmad, dalam pernyataannya kepada media, meminta agar Ramdhan lebih fokus pada integritas dan tidak terlalu emosional dalam menghadapi dinamika politik.

“Saya harap, Bapak Ramdhan Mapailiey tidak baperan, biasa saja, dan tidak perlu terlalu berdrama. Pokoknya, hadapi politik dengan sikap yang lebih tenang dan dewasa,” ujar Roy Ahmad saat ditemui di Sumalata Water Park. Jumat (27/09/2024)

Menurut Roy, rakyat Gorontalo Utara membutuhkan pemimpin yang transparan dan berkomitmen untuk menjalankan setiap janji politik yang telah disampaikan kepada publik. Ia menekankan bahwa janji-janji politik yang diucapkan selama masa kampanye harus diwujudkan ketika pemimpin tersebut sudah mengemban amanah.

“Jangan seperti calon di daerah lain yang hanya sekadar janji. Setelah terpilih, banyak janji politik yang dilupakan,” tambahnya dengan tegas.
Roy Ahmad juga mengkritik calon pemimpin yang sering menggunakan sentimen pribadi atau ‘baper’ dalam menghadapi kritik atau tantangan. Menurutnya, seorang pemimpin yang kuat harus fokus pada tanggung jawab dan tidak terseret dalam drama atau permainan emosi.

“Jangan bicara soal etika kalau ternyata pernah berbohong kepada rakyat. Kita butuh pemimpin yang jujur dan konsisten dengan kata-katanya,” lanjut Roy.

Pernyataan Roy Ahmad ini tampaknya ditujukan langsung kepada kandidat yang ikut Pilkada Gorut, yang belakangan ini dinilai terlalu sensitif dalam menghadapi isu-isu politik lokal. Roy berharap agar setiap kandidat lebih berfokus pada tugas dan kewajiban mereka sebagai pelayan masyarakat.

Pernyataan ini mengundang perhatian karena Roy menegaskan pentingnya menjaga kepercayaan rakyat, mengingat banyak pemimpin di masa lalu yang tidak menepati janji politiknya. Sikap tegas ini menjadi sinyal bahwa masyarakat Gorontalo Utara semakin kritis dalam memilih pemimpin yang mampu mewujudkan visi pembangunan daerah.

Di tengah persaingan politik yang semakin ketat, Roy Ahmad menyampaikan harapannya agar seluruh calon kepala daerah dan wakilnya tetap menjaga integritas, transparansi, dan fokus pada apa yang dibutuhkan oleh masyarakat.

“Kita ingin pemimpin yang apa adanya, tidak hanya pandai bicara soal etika, tapi juga bertindak nyata untuk rakyat,” pungkasnya.

Dengan Pilkada Gorontalo Utara yang semakin dekat, komentar Roy Ahmad ini memberikan wacana baru dalam menilai kredibilitas calon pemimpin. Masyarakat tentunya menantikan bagaimana respons para calon terhadap kritikan ini, terutama terkait komitmen mereka dalam mewujudkan janji-janji yang telah diucapkan. (***)

You cannot copy content of this page

Exit mobile version