Pasangan yang dikenal dengan sebutan Romantis (Roni-Ramdhan Optimis) disambut meriah oleh warga setempat. Kehadiran Roni Imran di Pasar Tolango mendapat perhatian khusus, di mana ia menyapa dan berdialog langsung dengan para pedagang serta pembeli. Ibu-ibu yang hadir dengan antusias meminta untuk berswafoto bersama calon bupati nomor urut 1 itu, menandakan dukungan hangat dari masyarakat.
Namun, momen yang paling menyentuh terjadi ketika Fitria V. Gobel, seorang mantan Pegawai Tidak Tetap (PTT) di Pemerintah Daerah Gorontalo Utara, tak kuasa menahan tangis saat bertemu dengan Roni Imran. Fitria, yang telah mengabdi sebagai tenaga honorer sejak 2008, mengungkapkan rasa kecewanya setelah diberhentikan tanpa penjelasan pada tahun 2023.
“Saya sedih, setelah bertahun-tahun mengabdi, saya tidak pernah menduga akan diberhentikan tanpa penjelasan,” ujar Fitria dengan penuh harap bahwa nasibnya akan segera mendapatkan kepastian.
Roni Imran, dalam tanggapannya, berjanji akan memperhatikan aspirasi warga, termasuk masalah tenaga honorer yang menjadi sorotan. Ia juga menegaskan komitmen untuk memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Gorontalo Utara, terutama mereka yang bergantung pada pekerjaan di sektor pemerintahan dan pelayanan publik.
