Pelantikan ini dirangkaikan dengan Seminar Nasional bertajuk “Optimalisasi Peran Forsiladi Mendukung Asta Cita Menuju Indonesia Emas 2045.” Acara yang dihadiri tokoh penting, akademisi, serta pejabat daerah ini menjadi sorotan utama dalam upaya memperkuat kontribusi intelektual di tingkat lokal maupun nasional.
Ketua Forsiladi terpilih, Dr. Desivera Tri Rahayu, S.T., M.T., menegaskan pentingnya perluasan jangkauan organisasi. Menurutnya, keberadaan Forsiladi di seluruh kabupaten Kalimantan Tengah akan menjadi langkah strategis untuk memobilisasi potensi sumber daya manusia lulusan doktor agar berkontribusi lebih luas dalam pembangunan.
“Forsiladi harus hadir di setiap kabupaten, menjadi wadah bagi para doktor untuk aktif berkontribusi dan membawa perubahan nyata bagi masyarakat,” ungkapnya.
Dr. Desivera juga menyoroti pentingnya sinergi antara Forsiladi dan pemerintah daerah. Kolaborasi ini, katanya, akan menjadi kunci keberhasilan pembangunan berbasis data dan keilmuan yang dapat menjawab tantangan besar di Kalimantan Tengah.
“Kami berharap Forsiladi dan pemerintah daerah dapat berjalan beriringan. Sinergi ini akan mempercepat pencapaian target pembangunan sekaligus memaksimalkan potensi intelektual lokal,” tambahnya.
Dalam seminar yang digelar, narasumber dari berbagai bidang keilmuan memaparkan pentingnya inovasi dan kolaborasi lintas sektor untuk mendukung pencapaian visi Indonesia Emas 2045. Forsiladi diharapkan berperan sebagai motor penggerak pembangunan berkelanjutan, menjadikan Kalimantan Tengah sebagai model provinsi berbasis keilmuan.
Dengan pengurus baru yang telah dilantik, Forsiladi Kalimantan Tengah kini memegang tanggung jawab besar dalam menjawab tantangan pembangunan daerah. Forum ini diharapkan mampu menciptakan program-program strategis yang tidak hanya berbasis akademik tetapi juga relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Pelantikan ini menandai babak baru Forsiladi dalam memperkuat kiprahnya, membawa harapan besar bagi Kalimantan Tengah untuk menjadi lebih maju dan sejahtera. Dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah dan masyarakat, akan menjadi kekuatan pendorong bagi Forsiladi untuk terus melangkah maju.
