Kasat Reskrim Polres Palopo, AKP Sayid Ahmad, mengonfirmasi bahwa kerangka manusia tersebut telah dibawa ke Palopo untuk proses identifikasi lebih lanjut.
“Sudah dievakuasi oleh anggota dan dibawa ke Palopo untuk diidentifikasi,” ujar AKP Sayid Ahmad.
Dugaan bahwa korban mengalami tindakan kekerasan diperkuat oleh kondisi tengkorak saat ditemukan. Mulut dan hidung korban tampak tertutup kain, yang mengarah pada kemungkinan korban dibunuh sebelum akhirnya dikubur secara dangkal di lokasi tersebut.
Kronologi Penemuan
Kerangka manusia ini pertama kali ditemukan oleh seorang warga Palopo bernama Okki, yang sedang dalam perjalanan menuju Toraja bersama rekannya.
Saat singgah di Kaleakan untuk buang air kecil, mereka melihat tangga kecil menurun ke dalam kawasan hutan dan merasa penasaran untuk mengeksplorasi lebih jauh.
“Saya sama teman penasaran apa yang ada di bawah. Saat kami berjalan, tiba-tiba ada ayam hutan terbang,” tutur Okki.
Mereka mengira ayam tersebut sedang bertelur dan mencoba mendekati lokasi. Namun, alih-alih menemukan sarang, Okki justru melihat sesuatu yang menyerupai tengkorak yang sebagian tertimbun tanah.
“Kami kira ada telur, jadi mendekat. Tapi pas saya menoleh, saya melihat tengkorak. Kami langsung panik dan pergi meninggalkan lokasi,” jelasnya.
Meskipun merasa ketakutan dan ragu, keesokan harinya, Minggu (9/2), Okki mengajak beberapa temannya untuk memastikan kembali temuan tersebut. Dalam perjalanan, ia bertemu beberapa orang lainnya, termasuk seorang pria bernama Briyan yang sedang berburu.
Setibanya di lokasi, mereka kembali melihat ayam hutan yang sedang menggaruk tanah tepat di tempat ditemukannya tengkorak. Rasa penasaran mendorong mereka untuk menggali tanah yang menutupi tengkorak dan memastikan bahwa yang mereka temukan memang kerangka manusia.
Setelah yakin, mereka segera melaporkan temuan tersebut kepada pihak kepolisian. Pada Senin siang (10/2), tim kepolisian dari Polres Palopo turun ke lokasi dan mengevakuasi kerangka tersebut untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga saat ini, polisi masih menyelidiki identitas korban dan penyebab kematian. Dugaan sementara mengarah pada tindak pembunuhan, namun penyelidikan lebih lanjut diperlukan untuk mengungkap kebenaran di balik temuan ini. (Pur)
