Kasatgas Preemtif Operasi Keselamatan Otanaha 2025, AKBP Mashar Torada, mengungkapkan bahwa sejak dimulainya operasi ini pada awal Februari, Dit Lantas Polda Gorontalo telah aktif melaksanakan berbagai kegiatan edukasi kepada masyarakat. Personel Dit Lantas dan jajaran turun langsung ke lapangan dengan membagikan brosur keselamatan serta memberikan pemahaman mengenai aturan berlalu lintas yang berlaku.
“Fokus kami bukan hanya pada penegakan hukum, tetapi juga bagaimana meningkatkan kesadaran masyarakat agar dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas,” ujar AKBP Mashar Torada.
Selain gencar melakukan sosialisasi, petugas di lapangan juga menindak tegas para pengendara yang kedapatan melanggar peraturan lalu lintas. Selama operasi berlangsung, banyak pengendara yang dikenakan sanksi akibat tidak mengenakan helm, tidak menggunakan sabuk pengaman, serta melanggar rambu-rambu lalu lintas.
“Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab kita bersama. Kami ingin masyarakat Gorontalo lebih sadar dan peduli terhadap pentingnya keselamatan dalam berlalu lintas. Mari bersama-sama kita ciptakan lingkungan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar demi keselamatan kita semua,” pungkasnya.
Operasi Keselamatan Otanaha 2025 ini akan terus berlangsung hingga akhir Februari dengan harapan dapat menciptakan budaya tertib berlalu lintas di kalangan masyarakat Gorontalo. Dengan adanya sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat, diharapkan angka kecelakaan dapat terus ditekan, sehingga tercipta kondisi lalu lintas yang lebih aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan. (***)
