Warga Dusun Umbul Besar Kembali Mengungsi Akibat Banjir, Butuh Bantuan Tenda Darurat

Warga Dusun Umbul Besar Kembali Mengungsi Akibat Banjir, Butuh Bantuan Tenda Darurat (Foto: Agusnadi)

newstizen.co.id Lampung Selatan – Masyarakat Dusun Umbul Besar, Desa Bandar Agung, Kecamatan Sragi, Kabupaten Lampung Selatan, kembali mengungsi ke atas tanggul setelah rumah mereka terendam banjir. Hujan deras yang mengguyur wilayah Provinsi Lampung menyebabkan meluapnya Sungai Way Sekampung, dengan ketinggian air saat ini mencapai 60-70 cm.

Berdasarkan pantauan awak media Kabar Bogor Nusantara, intensitas hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan Sungai Way Sekampung kembali meluap dan merendam permukiman warga. Ini merupakan kejadian kedua dalam kurun waktu satu bulan terakhir, yang membuat masyarakat semakin waspada.

Adi (43), Kepala Dusun Umbul Besar, mengungkapkan bahwa banjir kali ini disebabkan oleh kiriman air dari lima kabupaten di Provinsi Lampung serta dari Kota Bandar Lampung. Kondisi air terus mengalami peningkatan seiring dengan datangnya air dari daerah lain yang baru mencapai muara Sungai Way Sekampung.

“Banjir kali ini merupakan yang kedua dalam satu bulan terakhir. Ketinggian air saat ini sudah mencapai 60-70 cm dan terus bertambah. Kami mengimbau masyarakat untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman mengingat kondisi air yang terus naik,” jelas Adi.

Ia juga menuturkan bahwa masyarakat sangat membutuhkan tenda darurat sebagai tempat berlindung sementara. Saat ini, beberapa warga masih bertahan di rumah mereka, namun dengan debit air yang terus meningkat, mereka mulai merasa khawatir dan bersiap untuk mengungsi.

Kekurangan Tenda dan Kebutuhan Mendesak

Iskandar, Ketua Kampung Siaga Bencana (KSB) Desa Bandar Agung, menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Desa untuk menyiapkan tenda pengungsian. Namun, jumlah tenda yang tersedia saat ini sangat terbatas dan tidak mencukupi untuk menampung seluruh warga terdampak.

“Saat ini kami hanya memiliki dua unit tenda, sedangkan jumlah warga yang terdampak cukup banyak. Kami berharap adanya bantuan tambahan dari pemerintah maupun pihak terkait untuk memenuhi kebutuhan pengungsi,” ujar Iskandar.

Anton (45), warga RT 02 Dusun Umbul Besar, juga mengeluhkan kondisi yang semakin sulit. Ia dan keluarganya baru saja kembali menempati rumah mereka setelah banjir sebelumnya, namun kini harus kembali menghadapi musibah serupa.

“Tiga minggu lalu kami baru kembali ke rumah, belum sempat kembali beraktivitas di tambak atau melaut, sekarang sudah kebanjiran lagi. Untuk sahur pertama kami masih bisa bertahan di rumah, tapi sekarang air sudah masuk. Kami ingin mengungsi, tapi tenda yang ada tidak cukup untuk semua warga,” pungkas Anton.

Dengan kondisi yang semakin memburuk, warga Dusun Umbul Besar sangat berharap adanya perhatian dari pemerintah dan berbagai pihak untuk segera memberikan bantuan, terutama tenda darurat dan kebutuhan pokok lainnya, agar mereka bisa bertahan selama masa pengungsian. (Agus)

Promo Spesial 11.11 TikTokShop

Promo Kursi Gaming

Rp5xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Kursi Kerja Ergonomis

Rp3xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

Meja Kerja/Gaming

Rp2xx.xxx

Belanja Aman di Sini

You cannot copy content of this page