Pemuda Katolik Way Kanan Gelar Muskomcab IV, Benidiktus Eko Setiawan Terpilih Sebagai Ketua

Pemuda Katolik Way Kanan Gelar Muskomcab IV, Benidiktus Eko Setiawan Terpilih Sebagai Ketua (Foto: Istimewa)

Way Kanan – Pemuda Katolik Komisariat Cabang (Komcab) Way Kanan sukses menggelar Musyawarah Komisariat Cabang (Muskomcab) ke-IV di Aula Gereja Paroki Keluarga Kudus Baradatu, Kabupaten Way Kanan, pada Sabtu (28/03/2024). Musyawarah ini menjadi momentum penting bagi organisasi dalam melakukan regenerasi kepemimpinan dan merancang program kerja strategis untuk periode mendatang.

Sebanyak 60 peserta hadir dalam musyawarah ini, termasuk perwakilan dari berbagai organisasi kepemudaan dan tokoh masyarakat. Dalam proses pemilihan, Benidiktus Eko Setiawan Saragih terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Pemuda Katolik Komcab Way Kanan periode 2025-2028, menggantikan Yosep Nyoman Cahyo Utomo yang telah menjabat sejak 2022.

Dalam sambutannya, Benidiktus yang akrab disapa Beny mengungkapkan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh para kader. Ia berkomitmen untuk membawa Pemuda Katolik Way Kanan lebih aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.

“Saya berharap di bawah kepemimpinan saya, Pemuda Katolik Way Kanan dapat lebih aktif dan berani terlibat dalam kegiatan di masyarakat, menunjukkan wajah Gereja yang hadir di tengah masyarakat Way Kanan. Saya juga berharap kita dapat bersama-sama memajukan organisasi ini dengan program yang akan kita rancang, bersinergi dengan organisasi kepemudaan lain serta Pemerintah Daerah Way Kanan untuk membangun daerah ini,” ujar Beny.

Ketua Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Lampung, Falentinus Andi, turut memberikan apresiasi kepada kepengurusan sebelumnya yang telah menjalankan roda organisasi dengan baik. Ia menegaskan bahwa Pemuda Katolik harus berani keluar dari zona nyaman dan aktif berkontribusi bagi Gereja dan negara.

“Muskomcab ke-IV ini menunjukkan bahwa organisasi ini masih sehat dan berjalan dengan baik. Sebagai organisasi kader, Pemuda Katolik harus mampu menyiapkan kader yang tidak hanya berbicara dalam lingkup internal, tetapi juga berani tampil di ruang publik, terlibat dalam berbagai agenda pembangunan, baik di tingkat pusat maupun daerah,” tegas Falentinus.

Ia juga menyoroti bahwa Pengurus Pusat Pemuda Katolik telah menjalin kerja sama dengan berbagai kementerian dan lembaga pemerintah, membuka peluang bagi kader-kader daerah untuk ikut serta dalam pembangunan.

Pemerintah Kabupaten Way Kanan, yang diwakili oleh Dedi Iskandar, SH., MH., selaku Kepala Bidang Politik Dalam Negeri dan Ormas Kesbangpol Way Kanan, menyampaikan dukungannya terhadap Pemuda Katolik.

“Pemerintah Kabupaten Way Kanan menyambut baik Muskomcab ini dan siap bersinergi dalam berbagai program, termasuk sosialisasi stunting yang telah kita jalankan bersama sebelumnya. Kami berharap pengurus yang baru segera melapor setelah mendapatkan SK, agar kita dapat bersama-sama membangun daerah ini,” ungkap Dedi, yang juga menjabat sebagai Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Way Kanan.

Romo Lazaeus Subagi, OFM., mewakili hierarki Gereja Katolik Paroki Keluarga Kudus Baradatu, turut memberikan pesan inspiratif kepada seluruh peserta. Ia mengajak para kader Pemuda Katolik untuk peduli terhadap lingkungan dan menanamkan nilai kejujuran dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita hidup di negara yang kaya budaya dan perbedaan, namun kita masih menghadapi masalah serius, salah satunya adalah lingkungan yang semakin rusak. Kita berdosa kepada anak cucu kita jika tidak menjaga bumi ini. Jangan wariskan kehancuran, tetapi mari kita rawat bumi ini untuk masa depan seluruh ciptaan. Selain itu, mari kita lawan budaya korupsi dan bangga menjadi pribadi yang jujur,” pesan Romo Lazaeus yang telah berusia 70 tahun.

Muskomcab ini turut dihadiri oleh berbagai organisasi dan tokoh, seperti perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Way Kanan, Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Way Kanan, Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Pemuda Muhammadiyah, Pemuda Batak Bersatu (PBB) Way Kanan, serta perwakilan Orang Muda Katolik (OMK) dari berbagai stasi di wilayah tersebut.

Dengan kepengurusan yang baru, Pemuda Katolik Way Kanan diharapkan semakin aktif dan mampu menjadi agen perubahan yang membawa manfaat bagi masyarakat dan daerahnya. (Heri)

You cannot copy content of this page

Exit mobile version