Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menyampaikan bahwa penerapan layanan satu harga atau pemberian diskon tarif layanan kapal ekspres untuk kendaraan penumpang berkisar antara 21% hingga 36%. “Dengan adanya kebijakan ini, pemudik diharapkan dapat merencanakan perjalanan arus balik dengan lebih baik guna menghindari kepadatan pada puncak arus balik yang diprediksi terjadi pada Sabtu, 5 April 2025 atau H+4,” ujar Heru.
ASDP juga menekankan pentingnya sosialisasi kebijakan ini kepada pengguna jasa agar mereka dapat memanfaatkan periode diskon secara optimal. Untuk memastikan kelancaran arus balik, ASDP mengimbau pengguna jasa untuk melakukan reservasi tiket melalui aplikasi Ferizy dan tiba di pelabuhan sesuai jadwal keberangkatan guna menghindari kendala selama perjalanan.
Persiapan Layanan Arus Balik
Untuk mendukung kelancaran arus balik, ASDP bersama regulator dan mitra kerja menyiapkan empat lintasan utama untuk melayani penyeberangan dari Sumatera ke Jawa, yaitu:
- Bakauheni – Merak
- Wika Beton – Ciwandan/Merak (kontingensi)
- BBJ Muara Pilu – BBJ Bojonegara
- Sumur Makmur Abadi – BBJ Bojonegara
Distribusi kendaraan pada arus balik telah diatur sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Pemerintah. Pelabuhan Bakauheni tetap menjadi tumpuan utama, sementara Pelabuhan Wika Beton sebagai pelabuhan kontingensi melayani kendaraan roda dua, mobil, bus, serta truk kategori VB dan VIB mulai H+3 hingga H+6. Sedangkan Pelabuhan BBJ Muara Pilu dan Sumur Makmur Abadi akan melayani truk kategori VII, VIII, dan IX dalam periode yang sama.
“Untuk mengantisipasi antrean di Pelabuhan Bakauheni, ASDP juga telah menyiapkan dermaga khusus roda dua yang akan dioperasikan berdasarkan diskresi KSOP apabila terjadi lonjakan kendaraan roda dua,” tambah Heru.
Selain itu, pola operasi Tiba Bongkar Berangkat (TBB) juga diterapkan dengan menyiapkan dermaga khusus di Pulau Jawa (Pelabuhan Merak dan BBJ Bojonegara) untuk menerima kapal dari Pulau Sumatera (Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, BBJ Muara Pilu, dan Sumur Makmur Abadi). Pola ini bertujuan meningkatkan kapasitas angkut sehingga jumlah pengguna jasa yang terangkut menjadi lebih maksimal.
ASDP juga telah menyiapkan layanan sistem ticketing Ferizy di Pelabuhan Wika Beton, BBJ Muara Pilu, dan Sumur Makmur Abadi sejak 21 Maret 2025 hingga 7 April 2025 guna mengontrol peningkatan permintaan secara sistemik.
H+2 Lebaran: 39.657 Penumpang Kembali ke Jawa
Berdasarkan data Posko Bakauheni (Pelabuhan Bakauheni, Panjang, dan BBJ Muara Pilu) selama 24 jam pada 1 April 2025, tercatat:
- Jumlah kapal yang beroperasi: 34 unit
- Total penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa: 39.657 orang (naik 9,0% dari tahun lalu: 36.391 orang)
- Total kendaraan yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa: 9.697 unit (naik 8,0% dari tahun lalu: 8.975 unit)
- Total penumpang H-10 hingga H+2: 453.468 orang (naik 4,8% dari tahun lalu: 443.486 orang)
- Total kendaraan H-10 hingga H+2: 91.351 unit (naik 0,9% dari tahun lalu: 94.407 unit)
Sebaliknya, berdasarkan data Posko Merak (Pelabuhan Merak dan BBJ Bojonegara) selama 24 jam pada 1 April 2025, tercatat:
- Jumlah kapal yang beroperasi: 35 unit
- Total penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera: 55.997 orang (naik 5,1% dari tahun lalu: 53.258 orang)
- Total kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera: 14.193 unit (naik 6,3% dari tahun lalu: 13.347 unit)
- Total penumpang H-10 hingga H+2: 941.825 orang (naik 3,2% dari tahun lalu: 912.957 orang)
- Total kendaraan H-10 hingga H+2: 239.593 unit (turun 0,0% dari tahun lalu: 239.646 unit)
Dengan berbagai upaya yang dilakukan, ASDP optimis dapat memberikan layanan optimal bagi pemudik yang kembali ke Pulau Jawa dengan aman, nyaman, dan lancar. (Agusnadi)
