Sekretaris DPRD (Sekwan), Fahrudin Lasulika atau akrab disapa Rudi, mengakui bahwa suasana masih belum pulih sepenuhnya. “Seperti yang kita lihat, belum banyak kegiatan yang berlangsung. Tapi untuk urusan administrasi, tetap berjalan sebagai bentuk dukungan terhadap agenda kelembagaan yang ada,” jelasnya kepada media.
Salah satu agenda penting yang kini menanti perhatian serius adalah tindak lanjut atas rapat paripurna mengenai Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Penjabat Bupati Gorontalo Utara, Sila Botutihe, tahun anggaran 2024. Rapat tersebut sebelumnya telah menetapkan pembentukan panitia khusus (Pansus) untuk mendalami laporan tersebut.
Rudi menekankan urgensi agenda tersebut, mengingat adanya batas waktu yang telah ditentukan secara regulatif. “Pansus harus segera mulai bekerja. Kami di sekretariat siap memberikan dukungan, baik dari sisi administrasi maupun penyediaan dokumen yang diperlukan,” ujarnya.
Di sisi lain, minimnya kehadiran anggota legislatif disinyalir berkaitan erat dengan pelaksanaan tahapan Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang tengah berlangsung di sejumlah daerah. Sekwan menjelaskan bahwa beberapa anggota DPRD telah mengajukan izin kampanye, termasuk Hendra Nurdin yang menyebut dirinya siap melakukan koordinasi lanjutan terkait agenda LKPJ.
“Teman-teman aleg yang tengah berkegiatan politik sudah mengajukan izin. Tapi saya akan terus menjalin koordinasi agar pembahasan LKPJ bisa segera ditindaklanjuti,” kata Hendra.
Situasi ini memperlihatkan bahwa meski roda kelembagaan belum bergerak secara penuh, persiapan administratif tetap dilakukan. Publik pun menanti kapan para wakil rakyat akan kembali aktif menjalankan peran konstitusionalnya di ruang sidang. (Red)
