Kegiatan ini bukan sekadar seremoni pelepasan, namun menjadi investasi jangka panjang dalam menyiapkan mental, keterampilan, dan daya juang personel Polri jelang masa pensiun. Dipimpin langsung oleh Irwasda Polda Gorontalo, Kombes Pol. Rudi Haryanto, S.I.K., acara ini menggandeng berbagai pihak dari sektor perbankan, BUMN, hingga dunia usaha.
Dalam sambutannya, Irwasda menyampaikan filosofi mendalam bahwa pensiun bukan berarti berhenti mengabdi. “Ini adalah waktu yang tepat untuk menyalurkan energi ke bidang lain yang tak kalah penting, seperti kewirausahaan, pertanian, atau pengelolaan keuangan keluarga. Polri ingin memastikan bahwa purnawirawan tetap menjadi aset bagi masyarakat,” ujar Rudi.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, mulai dari praktisi bisnis, akademisi, hingga perwakilan perusahaan seperti PT SMBC, PT BRI, dan PT Asabri. Materi yang diberikan pun bersifat aplikatif, seperti teknik beternak, pengelolaan lahan pertanian, hingga tips menjalankan usaha skala rumah tangga.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta. Salah satu peserta bahkan menyebutkan bahwa program ini tidak hanya membekali mereka secara finansial, tetapi juga memperkuat kesiapan mental menghadapi transisi hidup. “Saya merasa lebih tenang dan yakin. Ini bukan akhir, tapi awal untuk berkarya di luar seragam,” ungkapnya.
Melalui pelatihan ini, Polda Gorontalo menunjukkan bahwa perhatian terhadap personel tak berhenti di akhir masa tugas. Mereka ingin memastikan bahwa setiap anggota Polri yang purna mampu menjalani masa depan dengan mandiri, percaya diri, dan tetap bermanfaat bagi lingkungan sekitar. (***)
