Pada Selasa siang (27/5/2025), Pos Kulirik menjadi saksi kebersamaan yang hangat antara aparat dan masyarakat. Bripda Nelwan Nono, didampingi rekan-rekan personel, meluangkan waktu untuk berbagi cemilan dan bercengkerama dengan anak-anak sekolah serta warga sekitar. Kehangatan yang terjalin dalam momen tersebut menggambarkan suasana kedekatan yang jauh dari kesan formalitas tugas keamanan.
Anak-anak menyambut kegiatan ini dengan riang. Tawa mereka mengisi udara saat menerima cemilan dari para personel. Tanpa sekat, mereka bermain dan berbagi cerita, menciptakan ikatan emosional yang kuat antara aparat dan warga.
Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan sosial ini adalah bentuk nyata dari pendekatan humanis yang terus dikedepankan oleh timnya. Didampingi Wakaops Kombes Pol. Adarma Sinaga, beliau menyampaikan bahwa keterlibatan personel dalam aktivitas sosial menjadi jembatan penting untuk membangun kepercayaan.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi kami membangun relasi yang harmonis dengan masyarakat Papua. Kehadiran aparat harus bisa memberi rasa aman sekaligus rasa nyaman, terutama bagi anak-anak sebagai generasi penerus,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan oleh Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz-2025, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K. Menurutnya, interaksi langsung seperti ini memiliki dampak besar dalam memupuk semangat dan harapan di kalangan anak-anak.
“Anak-anak perlu diberi semangat dan perhatian. Kami ingin mereka tumbuh dengan optimisme dan keyakinan bahwa aparat keamanan adalah bagian dari keluarga besar mereka,” ungkapnya.
Langkah kecil seperti membagikan cemilan dan bermain bersama ternyata menyimpan dampak besar: tumbuhnya kepercayaan, kehangatan, dan kedekatan. Di tanah yang dahulu sering diberitakan soal konflik, kini hadir cerita tentang senyum anak-anak, pelukan hangat, dan aparat yang menjadi sahabat.
Ops Damai Cartenz-2025 kembali membuktikan bahwa damai bisa dibangun lewat hal-hal sederhana — dari senyum yang tulus, dari pelukan yang hangat, dan dari waktu yang diluangkan untuk peduli. (***)
