Dalam forum yang bertujuan merumuskan arah kebijakan dan program prioritas pembangunan lima tahun ke depan ini, Bupati Eddy Raya secara tegas menyampaikan dukungannya terhadap penyusunan RPJMD sebagai bagian dari kontribusi daerah dalam mendukung Visi Indonesia Emas 2045.
“RPJMD ini menjadi langkah awal penting menuju masa depan Kalteng yang lebih maju, dan harus selaras dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur,” ujarnya.
Eddy Raya menekankan bahwa Barito Selatan tengah memprioritaskan pembangunan infrastruktur, terutama dalam penanganan bencana banjir dan konektivitas transportasi. Salah satu proyek prioritas adalah pembangunan bendungan di Sungai Kabak dan perpanjangan runway bandara yang membutuhkan rekomendasi dari Gubernur Kalteng.
“Untuk pembangunan jalan, Pemkab Barsel telah menganggarkan sekitar Rp25 miliar dan tinggal menunggu arahan dari balai, kementerian, serta Pemerintah Provinsi agar bisa dikerjakan secara kolaboratif,” ungkapnya.
Ia juga merinci enam titik jalan prioritas yang akan menjadi fokus pembangunan, termasuk di wilayah perbatasan dengan Barito Timur, Desa Pararapak, Jalan Merdeka, dan jalur Kalahian yang dinilai penting bagi mobilitas dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Melalui Musrenbang ini, Bupati Barsel berharap akan terjalin sinergi yang lebih kuat antar pemangku kepentingan di Provinsi Kalteng. Tujuannya tidak lain adalah mempercepat proses pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan.
“Kami berkomitmen untuk terus memperbaiki kualitas tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik agar semakin efektif dan akuntabel, serta benar-benar mampu memenuhi hak-hak masyarakat,” pungkasnya. (Nala)
