Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, semangat pengorbanan dan kepedulian kembali hadir melalui aksi nyata jajaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainal Umar Sidiki (ZUS) Kabupaten Gorontalo Utara. Pada Kamis (05/06/2025), satu ekor sapi diserahkan kepada pengelola Masjid Agung Kwandang sebagai bagian dari rangkaian ibadah kurban tahun ini.
Penyerahan tersebut dilakukan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Gorontalo Utara, Suleman Lakoro, yang mewakili manajemen RSUD ZUS. Turut mendampingi, Kepala Bidang Penunjang Medik dan Kepala Seksi Pelayanan Medik, sebagai bentuk sinergi antarunit pelayanan kesehatan yang tak hanya fokus pada aspek medis, tetapi juga pada dimensi sosial dan spiritual.
Direktur RSUD ZUS Gorut, dr. Muhamad Ardiansyah, mengungkapkan bahwa tahun ini pihaknya menyiapkan lima ekor hewan kurban. “Satu ekor kami serahkan ke Masjid Agung Kwandang, dan empat ekor lainnya akan disalurkan melalui RSUD ZUS kepada masyarakat sekitar dan internal rumah sakit,” ujarnya.
Dalam perspektif Islam, ibadah kurban bukan semata ritual penyembelihan hewan, melainkan wujud ketaatan, pengabdian, dan keikhlasan kepada Allah SWT. Langkah yang diambil RSUD ZUS Gorut merefleksikan nilai-nilai itu dengan menghadirkan manfaat kurban bagi masyarakat sekitar, sekaligus memperkuat solidaritas dan ukhuwah Islamiyah.
Aksi ini bukan hanya bentuk tanggung jawab sosial institusi pelayanan kesehatan, melainkan juga penegasan bahwa pelayanan yang utama tidak hanya terletak pada fisik dan medis, tetapi juga pada spiritual dan sosial. “Kami ingin memastikan bahwa rumah sakit hadir tidak hanya saat masyarakat membutuhkan pengobatan, tetapi juga dalam momen-momen sakral seperti Idul Adha, dengan membawa pesan kasih sayang, keikhlasan, dan kepedulian,” tambah dr. Ardiansyah.
Idul Adha mengajarkan tentang keikhlasan Nabi Ibrahim dalam menjalankan perintah Allah, dan tentang cinta yang tak terbagi kepada Sang Khalik. Dalam semangat itu, RSUD ZUS Gorut menanamkan nilai-nilai pengorbanan, empati, dan gotong royong—nilai-nilai yang juga menjadi fondasi dalam pelayanan kesehatan yang paripurna.
Semoga apa yang dilakukan oleh jajaran RSUD ZUS menjadi inspirasi bagi institusi lainnya untuk terus menumbuhkan jiwa berbagi, khususnya di hari-hari besar keagamaan. Karena sejatinya, kesehatan masyarakat bukan hanya diukur dari fisik yang kuat, tetapi juga dari jiwa yang penuh kasih dan peduli terhadap sesama. (BYP)
