Senyum Baru di Hari Bhayangkara: Polri Hadirkan Harapan Lewat Operasi Bibir Sumbing Gratis

Polri Sebagai Penebar Harapan dan Pemulih Martabat Anak Bangsa

Senyum Baru di Hari Bhayangkara: Polri Hadirkan Harapan Lewat Operasi Bibir Sumbing Gratis (Foto" Polri)

Newstizen.co,id Gorontalo, 23 Juni 2025 — Dalam semangat memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polri melalui Biddokkes Polda Gorontalo dan Rumah Sakit Bhayangkara Gorontalo tidak hanya mengedepankan tugas keamanan, tetapi juga memperkuat peran sosialnya dengan menghadirkan program kemanusiaan: operasi bibir sumbing gratis bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu.

Dilaksanakan selama tiga hari, dari tanggal 20 hingga 22 Juni 2025 di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Gorontalo, kegiatan ini berhasil memberikan harapan baru bagi 21 anak penderita bibir sumbing. Di balik angka tersebut, tersimpan kisah pemulihan martabat dan semangat hidup yang kembali menyala.

Kepala Biddokkes Polda Gorontalo, Kombes Pol dr. Mintarya Suryanto, MM, menegaskan bahwa inisiatif ini adalah bagian dari bakti kemanusiaan Polri untuk menjangkau mereka yang kerap terpinggirkan oleh keterbatasan ekonomi. Bagi anak-anak yang kerap menerima stigma sosial karena kondisi mereka, operasi ini tidak sekadar prosedur medis, tetapi juga titik balik untuk memulihkan kepercayaan diri dan masa depan.

“Kami ingin memberikan sesuatu yang lebih dari sekadar rasa aman. Kami ingin membangun kembali harapan dan keyakinan diri bagi generasi muda yang rentan, agar mereka tidak merasa berbeda atau dikucilkan,” ujar Kombes Pol dr. Mintarya.

Para orang tua yang hadir pun tak kuasa menyembunyikan rasa syukur mereka. Banyak yang telah menunggu bertahun-tahun untuk bisa memberikan anak mereka kesempatan hidup normal, namun selalu terhalang biaya dan akses layanan kesehatan. Kegiatan ini pun menjadi jawaban nyata atas harapan yang selama ini tertahan.

Lebih dari sekadar memperingati Hari Bhayangkara, program ini menegaskan transformasi humanis dalam tubuh Polri. Bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi sebagai kekuatan yang menyentuh langsung sisi terdalam kehidupan masyarakat — kesehatan, harga diri, dan harapan.

Melalui kegiatan ini, Polri menunjukkan bahwa pengabdian mereka tidak hanya berbatas pada seragam dan senjata, tetapi juga pada sentuhan kemanusiaan yang mampu mengubah hidup seseorang secara nyata. Sebuah senyum kecil dari anak-anak itu menjadi gambaran utuh dari makna sejati kehadiran Polri: melindungi, mengayomi, dan menyembuhkan.

“Dari senyum mereka, Polri belajar: menjaga bangsa dimulai dari merawat harapan terkecil.”  

(***)

You cannot copy content of this page

Exit mobile version