Isimu Selatan, 20 Juli 2025 – Fajar belum sempurna merekah ketika derap langkah jamaah mulai terdengar menuju Masjid Arrahmah, Desa Isimu Selatan. Di pagi penuh berkah itu, semangat keimanan terasa membuncah dalam kegiatan bertajuk Pejuang Subuh, sebuah gerakan kebersamaan yang tumbuh dari hati para jamaah untuk menghidupkan waktu-waktu utama dalam Islam.
Ketua Takmirul Masjid Arrahmah, Yunus Dama, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan inisiatif kolektif jamaah sebagai bentuk cinta terhadap ibadah, khususnya salat Subuh berjamaah. Setelah salat, suasana hangat berlanjut dalam momen ngopi dan makan kue bersama, sembari berdiskusi ringan tentang kebaikan dan langkah-langkah dakwah yang bisa dilakukan dari lingkup masjid.
“Kami ingin dari kegiatan sederhana ini lahir ide-ide besar yang membawa maslahat bagi umat,” ungkap Yunus.
Ustadz Hi. Yaser Hasan: Pagi Hari Adalah Ladang Keberkahan
Kegiatan pagi itu semakin bermakna dengan kehadiran Ustadz Hi. Yaser Hasan, yang memberikan tausiyah singkat namun mengena. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya menjaga semangat Subuh dan menjadikan pagi sebagai momentum untuk menyebarkan kebaikan.
“Baku-baku bantah jo yang asal kompak,” ujar Ustadz Yaser mengutip ungkapan lokal yang penuh makna, seraya menegaskan bahwa kekompakan umat harus dibangun di atas nilai-nilai keikhlasan dan kebenaran, bukan sekadar kebersamaan kosong.
Beliau mengutip sabda Rasulullah SAW tentang keberkahan waktu pagi dan doa-doa yang sebaiknya dipanjatkan usai Subuh:
Doa memohon ilmu yang bermanfaat, karena dari ilmu terbuka pintu-pintu cahaya dan petunjuk.
Doa memohon rezeki yang halal dan baik (thayyib), sebab rezeki yang bersih mendatangkan ketenangan jiwa.
Doa memohon amal yang diterima, karena amal yang diterima hanyalah yang dilakukan ikhlas dan sesuai tuntunan Nabi SAW.
“Ilmu tanpa amal laksana pohon yang tak berbuah. Maka mari kita niatkan setiap aktivitas pagi untuk mendekatkan diri kepada Allah,” pesan beliau menutup tausiyah.
Spirit Subuh: Ibadah, Ukhuwah, dan Harapan
Kegiatan Pejuang Subuh bukan hanya menghidupkan masjid di pagi hari, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat ukhuwah islamiyah antarjamaah. Ada nilai kebersamaan, kekeluargaan, dan harapan besar agar masjid kembali menjadi pusat kehidupan umat, bukan sekadar tempat ibadah ritual.
Dengan semangat Subuh sebagai pijakan, jamaah Masjid Arrahmah bertekad menjadikan kegiatan ini sebagai program rutin yang akan memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.
Semoga dari sudut kecil di Isimu Selatan ini, lahir cahaya yang menerangi banyak hati. (Red)

















