Operasi ini menyasar potensi pelanggaran serius seperti penangkapan ikan menggunakan bahan peledak, penyelundupan barang ilegal, dan aktivitas kriminal lainnya yang kerap memanfaatkan luasnya wilayah laut untuk menghindari pantauan aparat.
Tak hanya patroli, personel Sat Polair juga melakukan pemeriksaan dokumen kapal dan memberikan peringatan keras kepada nelayan maupun pengguna jasa laut yang tidak memenuhi standar keselamatan atau melanggar perizinan.
Kapolres Pohuwato AKBP H. Busroni, S.I.K., M.H., melalui Kasat Polair menegaskan bahwa langkah ini bukan sekadar rutinitas, melainkan strategi pengamanan yang akan diperketat.
“Tidak ada toleransi untuk pelaku kejahatan di laut. Patroli ini adalah bentuk keseriusan kami menutup ruang gerak pelanggar hukum sekaligus menjaga stabilitas keamanan maritim Pohuwato,” tegasnya.
Dengan pengawasan yang intens, diharapkan laut Pohuwato bebas dari praktik ilegal, sekaligus memberikan rasa aman bagi nelayan yang mencari nafkah secara sah dan bertanggung jawab. (***)
