Kepala Staf Kodim (Kasdim) 1016/Palangka Raya, Letkol Arm Khazanatul Israr, yang hadir pada kesempatan itu menegaskan makna kemerdekaan bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk mengingat pengorbanan para pejuang bangsa.
“Delapan puluh tahun Indonesia merdeka adalah bukti nyata dari perjuangan yang tak ternilai harganya. Tugas kita kini adalah mewarisi nilai kejuangan itu dengan mengisi kemerdekaan sesuai peran dan profesi masing-masing,” ujar Letkol Khazanatul.
Ia menekankan bahwa TNI sebagai garda terdepan akan terus menjaga keutuhan dan kemajemukan bangsa, agar Indonesia tetap berdiri kokoh di tengah arus global. Menurutnya, persatuan menjadi fondasi utama dalam mencapai kesejahteraan rakyat sekaligus menjaga martabat bangsa di mata dunia.
Lebih jauh, Kasdim menyinggung filosofi dari logo HUT RI ke-80 yang berbentuk angka tak terputus. Simbol itu, katanya, mencerminkan perjalanan bangsa yang berkesinambungan, semangat persatuan yang tidak boleh goyah, dan upaya tanpa henti menuju Indonesia Maju.
“Setiap profesi memiliki peran penting dalam perjuangan hari ini. Mari kita bekerja dengan sebaik-baiknya demi kemajuan bangsa dan daerah, khususnya Kota Palangka Raya,” tutupnya. (Nala)
