Sekitar 200 pengemudi ojol dari berbagai platform seperti Maxim, Grab, dan Gojek, hadir menyatu dalam balutan solidaritas. Mereka berdiri sejajar bersama Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Drs. Widodo, S.H., M.H., Gubernur Gorontalo H. Gusnar Ismail, Wakil Gubernur Hj. Idah Syaidah, Sekda, hingga Danrem 133/Nani Wartabone.
Doa dipimpin oleh AKP Ustadz Muh. Atmal Fauzi, S.H., berlangsung penuh kekhusyukan. Ratusan pengemudi ojol bersama pejabat daerah memanjatkan doa agar almarhum Affan Kurniawan mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan.
Dalam kesempatan itu, Kapolda Gorontalo menyampaikan duka cita mendalam serta menegaskan arti penting komunitas ojol sebagai bagian dari denyut kehidupan masyarakat.
“Kehadiran kami di sini adalah wujud kepedulian dan solidaritas kepada saudara-saudara dari komunitas ojol. Mereka adalah bagian penting dari masyarakat Gorontalo. Mari bersama-sama menjaga provinsi ini agar menjadi lebih baik,” ujar Irjen Widodo.
Kapolda juga menekankan bahwa Polda Gorontalo siap bersinergi dengan pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat, termasuk komunitas ojol, untuk menciptakan keamanan dan menjaga persatuan.
Doa bersama ini bukan hanya bentuk penghormatan kepada almarhum Affan Kurniawan, tetapi juga simbol eratnya kebersamaan antara aparat, pemerintah, dan komunitas ojol di Gorontalo dalam merawat persaudaraan dan solidaritas kemanusiaan. (***)
