Bagi pasien dan keluarga, tenaga kesehatan bukan sekadar jumlah, melainkan jantung pelayanan yang menentukan cepat tidaknya pertolongan diberikan. Karena itu, kehadiran tim Kemenkes bersama pemerintah daerah dalam menyusun rencana kebutuhan SDM dianggap langkah penting untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan yang lebih sigap dan merata.
Direktur RSUD dr. Zainal Umar Sidiki, dr. Mohammad Ardiansyah, menyebut pendampingan ini sebagai momentum perbaikan tata kelola rumah sakit.
“Penyusunan kebutuhan SDM kesehatan yang tepat akan berdampak langsung pada masyarakat. Kami ingin pasien merasakan pelayanan yang lebih manusiawi, cepat, dan sesuai standar,” ungkapnya.
Dengan perencanaan matang, RSUD Zainal Umar Sidiki diharapkan mampu menjawab tantangan ke depan: jumlah pasien yang terus bertambah, kebutuhan spesialisasi yang lebih beragam, hingga pelayanan darurat yang harus semakin responsif.
Pada akhirnya, masyarakat Gorontalo Utara bukan hanya berharap sembuh ketika datang ke rumah sakit, tetapi juga ingin dilayani dengan sepenuh hati. Langkah awal perencanaan SDM inilah yang diyakini akan membuka jalan ke arah itu. (BYP)
