HUT ke-80 TNI, Kolaborasi Kodam XXII dan Pemprov Kalteng Teguhkan Peran Sosial Prajurit

HUT ke-80 TNI, Kolaborasi Kodam XXII dan Pemprov Kalteng Teguhkan Peran Sosial Prajurit (Foto: Istimewa)

Palangka Raya – Peringatan HUT ke-80 TNI di Kalimantan Tengah tak hanya dimaknai sebagai seremoni militer. Melalui kegiatan bakti sosial yang digelar Kodam XXII/Tambun Bungai, Kamis (18/9/2025), TNI kembali menegaskan diri sebagai mitra strategis masyarakat dalam membangun kesejahteraan bersama.

Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran, yang hadir dalam acara itu, menekankan bahwa keberadaan TNI tidak hanya sebatas benteng pertahanan negara. Lebih dari itu, TNI telah menunjukkan pengabdian nyata melalui kepedulian sosial.
“Bakti sosial ini mencerminkan wajah TNI yang dekat dengan rakyat, sekaligus menjaga denyut kebersamaan demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Gubernur, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat adalah kunci utama membangun Kalteng yang Berkah, Maju, dan Sejahtera. Ia berharap kolaborasi yang telah terjalin tidak berhenti pada kegiatan sosial semata, melainkan terus dikembangkan dalam penanganan bencana, menjaga stabilitas, hingga pelestarian lingkungan.

Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, menambahkan bahwa bakti sosial ini bukan hanya sekadar kegiatan rutin, tetapi wujud konsistensi TNI dalam merawat kemanunggalan dengan rakyat. Selain memberikan bantuan, kegiatan ini juga membuka ruang bagi UMKM, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong kemandirian ekonomi lokal.

Momentum HUT TNI kali ini juga ditandai dengan peluncuran Program SEHATI dari PT Triputra Agro Persada (TAP). Program ini menghadirkan susu gratis bagi anak sekolah sebagai dukungan terhadap gizi seimbang dan pembentukan generasi sehat. Pimpinan TAP, Wahyudi Kusbiantoro, menyebut langkah ini sebagai komitmen dunia usaha dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kalteng.

Kegiatan yang turut dihadiri unsur Forkopimda, Wakil Wali Kota Palangka Raya Ahmad Zaini, para kepala OPD, serta organisasi masyarakat ini sekaligus menjadi simbol bahwa kekuatan TNI tidak hanya ada di barak dan medan tempur, melainkan juga hadir nyata dalam denyut kehidupan rakyat. (Nala)

You cannot copy content of this page

Exit mobile version